Tiket Pulau Komodo Resmi Naik jadi Rp 3,75 Juta: Konservasi atau Komersialisasi?

Seekor komodo di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Dok. Kemenparekraf

Apalagi untuk Taman Nasional, pemerintah sudah punya anggaran besar untuk menkonservasinya. Salah satunya adalah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang memegang peranan penting dalam alokasi dana konservasi tersebut. 

Ditambah pajak yang dibayarkan perusahaan-perusahaan swasta di industri ukehutanan yang memang ditujukan untuk konservasi flora maupun fauna. "Jadi ada anggarannya dan menurut saya sangat cukup," kata Azril.

Guru Besar Pariwisata Universitas Trisakti itu meyakini tidak ada kaitan harga tiket dengan konservasi lantaran konservasi sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Ia menjelaskan jika ingin membatasi pengunjung, langkah yang tepat bukan dengan menaikkan harga tiket.

Berdasarkan cara ilmiah, kata dia, ada rumus physical carrying capacity (PCC). Jadi, pengelola seharusnya menghitung kapasistas kemampuan Taman Nasional Komodo dalam menampung pengunjung per hari. Selain itu, perlu dihitung juga time and motion study, artinya perhitungan berapa durasi dan pergerakan yang bisa ditolerir oleh Taman Nasional Komodo per jam. 

Dalam konservasi, pemerintah harus membagi wilayah menjadi sejumlah zonasi, mulai dari zona merah atau area terlarang bagi pengunjung, kemudian zona kuning dan hijau. Jika pemerintah menilai hanya Pulau Komodo mengalami kerusakan terparah, ia menyarankan daerah itu ditutup sama sekali sehingga tidak bisa diakses wisatawan secara langsung. "Wisatawan tetap bisa melancong dengan cara lain, misalnya menggunakan teleskop dan fasilitas lainnya," ucap Azril.

Hal lain yang justru merusak upaya konservasi, kata dia, adalah pembangunan besar-besaran yang saat ini tengah direncanakan di Taman Nasional Komodo. Jika itu terjadi, kemungkinan lingkungan menjadi tak lagi lestari dan hanya investor yang mendapat keuntungan.

Padahal seharusnya pariwisata tetap berbasis komunitas sehingga masyarakat sekitar yang mendapat manfaat. "Sekarang mata pencaharian dari hulu sampai ke hilir diambil oleh BUMD kan. Itu usaha ya kerja sama mereka. Jadi investor saja yang dibangunkan segala macam. Itu tidak boleh," kata Azril. 

Ia menyayangkan KLHK dan LIPI yang selama ini diam atas pembangunan-pembangunan di wilayah Taman Nasional di Indonesia. Padahal, meurut dia, dua lembaga itu yang seharusnya bersuara paling keras mengecam kerusakan alam yang diakibatkannya. "Jangan justru mencari keuntungan. Ini konservasi atau komersialisasi?"

Baca: Ke Pendemo Tiket Pulau Komodo, Gubernur NTT: Bisa ke Pulau Rinca, di Sana Ada 1.300 Komodo






Kunjungan Turis Asing ke Jepang Mulai Meningkat, Wisata Domestik Tetap Digenjot

2 hari lalu

Kunjungan Turis Asing ke Jepang Mulai Meningkat, Wisata Domestik Tetap Digenjot

Pada 11 Oktober, Jepang mencabut sejumlah aturan pembatasan perjalanan paling ketat di dunia dan memyambut kembali kedatangan turis.


Jambore Kewirausahaan Sosial 2022, Sandiaga Dorong Percepatan Literasi Digital

3 hari lalu

Jambore Kewirausahaan Sosial 2022, Sandiaga Dorong Percepatan Literasi Digital

Jambore Nasional Kewirausahaan Sosial 2022 merupakan bagian dari pembinaan terhadap para pelaku usaha mikro.


IdeaFest 2022 Diharapkan Bisa Jadi Wadah Kolaborasi Pelaku Ekonomi Kreatif

4 hari lalu

IdeaFest 2022 Diharapkan Bisa Jadi Wadah Kolaborasi Pelaku Ekonomi Kreatif

Festival kreatif tahunan IdeaFest 2022 telah resmi dimulai pada Kamis 24 November 2022. Ajang ini diharapkan bisa tingkatkan ekonomi kreatif Indonesia


Gempa Cianjur, Sandiaga Uno Ungkap Kerusakan yang Dialami Desa Wisata dan Sentra Ekraf

4 hari lalu

Gempa Cianjur, Sandiaga Uno Ungkap Kerusakan yang Dialami Desa Wisata dan Sentra Ekraf

Gempa Cianjur itu juga menyebabkan longsor dan membuat sejumlah akses jalan terputus.


Kaltim Siapkan Paket Wisata Titik Nol IKN Nusantara untuk Pikat Wisatawan

4 hari lalu

Kaltim Siapkan Paket Wisata Titik Nol IKN Nusantara untuk Pikat Wisatawan

Sebelum ditetapkan sebagai IKN Nusantara, Penajam Paser Utara Kalimantan Timur telah memiliki beragam potensi alam dan budaya yang dapat dikembangkan.


Sandiaga Uno Ajak UMKM Kuliner Naik kelas

5 hari lalu

Sandiaga Uno Ajak UMKM Kuliner Naik kelas

Sandiaga Uno mencontohkan pengalamannya menjadi pengusaha. Awalnya cuma 3 pegawai, 25 tahun kemudian sudah punya 30 ribu pegawai.


Laksmita, Cara Yogyakarta Branding Ulang Event Unggulan untuk Pikat Wisatawan

5 hari lalu

Laksmita, Cara Yogyakarta Branding Ulang Event Unggulan untuk Pikat Wisatawan

Laksmita menjadi sarana komunikasi baru sejumlah event unggulan Kota Yogyakarta kepada wisatawan.


Badan Otorita Borobudur Gembleng Warga Sekitar Pelatihan Kepariwisataan

6 hari lalu

Badan Otorita Borobudur Gembleng Warga Sekitar Pelatihan Kepariwisataan

Badan Otorita Borobudur tengah membangun Kawasan Wisata Terpadu yang akan menyerap 1.600 warga sekitar candi sebagai tenaga kerja pariwisata..


Sleman Temple Run 2022, Pelari 18 Negara Lintasi Rute Eksotis Candi

8 hari lalu

Sleman Temple Run 2022, Pelari 18 Negara Lintasi Rute Eksotis Candi

Sleman Temple Run 2022 ini diikuti oleh sebanyak 659 pelari profesional maupun pemula.


Cerita Sandiaga dan Satu Kahkonen Jajal Wuling Air ev di KTT G20

9 hari lalu

Cerita Sandiaga dan Satu Kahkonen Jajal Wuling Air ev di KTT G20

Kepala Perwakilan World Bank untuk Indonesia Satu Kahkonen mengatakan mobil listrik, seperti Wuling Air ev, adalah masa depan industri otomotif.