Tugu Sepeda di Sudirman, Ikon Baru Jakarta yang Menuai Kritik Emil Salim

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • logo tempo

    logo tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun tugu sepeda di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pembangunan tugu tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya yang menggunakan sepeda. 

    Ia pun menyebut tugu itu merupakan penghargaan bagi pesepeda di Ibu Kota. Pemerintah, kata Riza, berencana menjadikan sepeda sebagai moda transportasi, tak hanya sebatas sarana olah raga maupun rekreasi.

    Riza yakin tugu tersebut akan menarik perhatian masyarakat, khususnya kaum milenial. "Nanti jadinya akan baik, cantik, menarik, dan menjadi ikon di Jakarta bagi tempat selfie teman-teman milenial," kata dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 9 April 2021.

    Adapun tugu sepeda itu masuk ke dalam proyek pembangunan jalur sepeda permanen sepanjang 11 kilometer dengan nilai total Rp 28 miliar. 

    Tampak depan tugu sepeda. Foto : Dishub DKI

    Tugu sepeda itu dibangun di atas trotoar yang berada tepat di depan gedung Indofood Tower. Selain untuk mengapresiasi pesepeda, kata Riza, pembangunan tugu itu juga bertujuan untuk memberi lahan bagi pelaku seni rupa di Ibu Kota untuk menuangkan inovasi dan kreativitasnya. 

    Berdasarkan dokumen yang diberikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo, tugu berbentuk lingkaran setinggi 5,7 meter itu menggambarkan roda sepeda. Bentuk itu dipilih untuk melambangkan pergerakan yang dinamis. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.