Wacana PLN Beli Batu Bara di Harga Pasar, Solusi atau Masalah Baru?

Pekerja mengoperasikan alat berat saat bongkar muat batu bara ke dalam truk di Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta, Rabu, 12 Januari 2022. Pemerintah telah mencabut kebijakan larangan ekspor batu bara secara bertahap dengan pertimbangan terkait mekanisme ekspor dan pemenuhan 'Domestic Market Obligation' (DMO) hingga ekspor untuk perusahaan batu bara yang tidak memiliki kontrak dengan PLN atau yang spesifikasi batu baranya tidak dibutuhkan PLN. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta -Berondongan pertanyaan dan penolakan mengenai wacana skema anyar pengadaan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN mewarnai rapat Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.

Ada sedikitnya dua kesimpulan terkait skema itu yang dihasilkan dalam rapat tersebut. Pertama, Komisi Energi DPR mendesak Menteri ESDM untuk tidak memberlakukan harga batu bara DMO berdasarkan harga pasar. Selain itu, komisi juga tidak menyetujui apabila penanganan batu bara DMO dilakukan dengan skema Badan Layanan Umum.

Dua sikap itu berkembang seiring mengalirnya rapat yang berjalan sekitar empat jam dari sekitar pukul sepuluh pagi itu. Penolakan akan rencana skema anyar itu sudah dibahas oleh para anggota  Dewan selepas rampungnya presentasi dari Arifin Tasrif.

Kritik mulanya dilontarkan pada gagasan bahwa nantinya PLN akan membeli batu bara pada harga pasar. Anggota komisi Energi DPR dari Fraksi Gerindra, Kardaya Warnika, beberapa kali mengungkapkan penolakannya.

"Kita tadi bicara bahwa kita enggak setuju DMO-nya itu harga market. DMO itu kan bicara volume dan harga. Kalau cuma bicara volume itu bukan DMO namanya. Kalau bicara harga tidak ada volume, juga bukan DMO," ujar Kardaya dalam rapat di kompleks parlemen, Kamis, 13 Januari 2022.

Kardaya khawatir rencana PLN membeli batu bara di harga pasar akan berimbas kepada naiknya biaya pembangkitan yang ujung-ujungnya bisa berdampak kepada tarif listrik masyarakat.

Menurut dia, ketimbang PLN diminta membeli di harga pasar, seharusnya pemerintah mengkaji kembali formula harga DMO agar lebih berkorelasi dengan fluktuasi harga pasar. Misalnya, dengan menerapkan persentase dari harga pasar.

Pembicaraan mengenai rencana PLN membeli di harga pasar ini pun berujung kepada pertanyaan Dewan mengenai wacana dibentuknya Badan Layanan Umum baru yang bertugas mengelola iuran dari para pengusaha baru bara.






Wisata ke Museum Batu Bara, Rasakan Pengalaman Serasa di Tambang Bawah Tanah

14 jam lalu

Wisata ke Museum Batu Bara, Rasakan Pengalaman Serasa di Tambang Bawah Tanah

Museum Batu Bara memiliki beragam koleksi dan fasilitas yang bisa menjadi wisata edukasi bagi masyarakat.


Asal Mula 24 September sebagai Hari Tani Nasional, Berkaitan Undang-undang Pokok Agraria 1960

18 jam lalu

Asal Mula 24 September sebagai Hari Tani Nasional, Berkaitan Undang-undang Pokok Agraria 1960

Hari ini 24 September, Hari Tani Nasional untuk memperingati penetapan Undang-undang Dasar Pokok Agraria pada 1960. Berikut kilas balik peristiwanya.


Kompor Induksi Masih Diuji Coba, Menteri ESDM Sebut Perlu Tambahan Daya untuk Listrik 450 Watt

1 hari lalu

Kompor Induksi Masih Diuji Coba, Menteri ESDM Sebut Perlu Tambahan Daya untuk Listrik 450 Watt

ESDM menyebut perlu ada tambahan daya bagi listrk 450 watt agar bisa mengakses kompor listrik induksi.


Kompor Listrik Diklaim 40 Persen Lebih Murah dari LPG, Energy Watch: Tak Sebesar Itu

1 hari lalu

Kompor Listrik Diklaim 40 Persen Lebih Murah dari LPG, Energy Watch: Tak Sebesar Itu

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan penggunaan kompor listrik jauh lebih murah dibandingkan dengan gas LPG.


Migrasi Kompor Listrik, Energy Watch Beberkan Dampak Positif dan Negatifnya

1 hari lalu

Migrasi Kompor Listrik, Energy Watch Beberkan Dampak Positif dan Negatifnya

Energy Watch melihat rencana migrasi dari gas LPG ke kompor listrik atau kompor induksi memberikan dampak positif dan negatif.


Rumah Sakit di Swiss Matangkan Rencana untuk Hemat Listrik

1 hari lalu

Rumah Sakit di Swiss Matangkan Rencana untuk Hemat Listrik

Krisis energi di Swiss buntut dari terganggunya suplai dari Rusia. Meski dapat pengecualian, namun rumah sakit mempertimbangkan untuk hemat listrik.


Gede Pasek Ungkap Alasan DPR Sempat Tak Loloskan Sudrajad Dimyati Sebagai Hakim Agung

1 hari lalu

Gede Pasek Ungkap Alasan DPR Sempat Tak Loloskan Sudrajad Dimyati Sebagai Hakim Agung

Gede Pasek mengungkap alasan Komisi III tidak meloloskan Sudrajad Dimyati pada uji kelayakan dan kepatutan hakim agung tahun 2013 silam.


IPA Berikan Penghargaan Lifetime Achievement kepada Arifin Panigoro

1 hari lalu

IPA Berikan Penghargaan Lifetime Achievement kepada Arifin Panigoro

Pendiri Medco Grup almarhum Bapak Arifin Panigoro menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Indonesian Petroleum Association atau IPA.


Menteri ESDM Blak-blakan Soal Alasan Genjot Kompor Listrik dan Kendaraan Listrik

2 hari lalu

Menteri ESDM Blak-blakan Soal Alasan Genjot Kompor Listrik dan Kendaraan Listrik

Menteri Arifin Tasrif blak-blakan menjelaskan alasan pemerintah menggenjot penggunaan kompor listrik dan kendaraan listrik belakangan ini.


Marak Serangan Hacker Seperti Bjorka, Komisi I DPR RI Setuju Anggaran Rp624 Miliar untuk BSSN

2 hari lalu

Marak Serangan Hacker Seperti Bjorka, Komisi I DPR RI Setuju Anggaran Rp624 Miliar untuk BSSN

Efek hacker Bjorka bikin DPR setujui pagu anggaran untuk BSSN pada 2023 sebesar Rp624 miliar. Kepala BSSN Hinsa Siburian berterima kasih.