4 Tahun Anies Baswedan, Kebijakan dan Janji Manisnya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab pertanyaan jurnalis usai meninjau proses lifting rangka atap saat pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. ANTARA/Galih Pradipta

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab pertanyaan jurnalis usai meninjau proses lifting rangka atap saat pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepemimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan di Ibu Kota resmi mencapai empat tahun pada 16 Oktober 2021. Waktu bagi Anies Baswedan untuk melunasi semua janji politiknya kini hanya tersisa satu tahun.  

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan sebagian besar program yang dijanjikan Anies sudah terwujud. Seluruh jajaran Anies bakal berupaya memenuhi janji yang tersisa sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. 

    "Insya Allah satu tahun terakhir kami akan menuntaskan janji yang ada," kata dia di Balai Kota, Kamis, 14 Oktober 2021.

    Salah satu program yang belum terealisasi adalah penanggulangan banjir. Pada awal 2020 dan 2021, banjir besar terjadi di sejumlah titik di Ibu Kota. 

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyebut penanggulangan banjir di era Anies tak tertangani dengan baik. "Karena Pak Anies sudah telanjur termakan dengan janji untuk tidak melakukan penggusuran," ucap dia saat dihubungi.

    Anies ogah melanjutkan program penanggulangan banjir era Ahok untuk normalisasi sungai karena dia sudah berjanji tak akan menggusur warga bantaran sungai. Demi memegang janji itu, normalisasi diubah menjadi naturalisasi.

    Pekerja saat menyelesaikan proyek pembangunan Tebet Eco Garden, Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021. Dinas Pertamanan Dan Hutan Kota DKI Jakarta melakukan revitalisasi Taman Tebet menjadi Tebet Eco Garden yang dalam pengerjaannya termasuk melakukan naturalisasi sungai serta direncanakan memiliki fasilitas jembatan penghubung, area bermain anak, community garden, thematic garden dan sarana olahraga yang ditargetkan akan selesai pada Desember 2021. Lahan taman seluas tujuh hektar tersebut akan ditata dengan penyediaan zonasi kegiatan yang berbasis ekologi, edukasi, dan rekreasi serta menjadi sarana interaksi bagi Masyarakat DKI Jakarta. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pada 2019, pemerintah DKI menargetkan naturalisasi di Kanal Banjir Barat, sekitar Dukuh Atas, dengan panjang sekitar 500 meter. Anies sempat memamerkan naturalisasi di titik ini pada September 2020. Di sana terbangun taman dan sejumlah fasilitas publik lainnya. Selain Kanal Banjir Barat, pemerintah DKI bakal melakukan naturalisasi di satu sungai lain dan tiga waduk.

    Selanjutnya sungai dan waduk yang dinaturalisasi... 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.