Raibnya Dana Nasabah: Pengawasan Sektor Perbankan Disorot

ilustrasi kejahatan . Sumber: THE STRAITS TIMES/asiaone.com

TEMPO.CO, Jakarta - Rentetan kasus terkait raibnya dana nasabah di perbankan nasional seakan tak pernah putus. Sebagian kasus terjadi karena nasabah menjadi korban kejahatan dari pihak luar. Ada juga yang mengaku-ngaku dana hilang. Di cerita lain, oknum internal bank ternyata ikut terlibat dalam kejahatan ini.

Terakhir, ada Kepala Cabang di PT Bank Mega Tbk Kantor Cabang Gatot Subroto, Denpasar, Bali dengan inisial MRPP. Ia diketahui terlibat dalam kasus pembobolan dana nasabah dan kini sudah menjadi tersangka.

Kini, MRPP sedang berada di Rutan Polresta Denpasar. Pada 6 Mei 2021, kasusnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar oleh Bareskrim Polri. MRPP pun kini sudah tak lagi menjabat sebagai Kepala Cabang maupun pegawai Bank Mega, sebelum kasusnya terungkap ke publik.

"Sudah dari September 2019 tidak menjabat," kata Sekretaris Perusahaan Bank Mega Christiana M. Damanik saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 26 Mei 2021.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut rentetan kasus dana nasabah di perbankan ini menjadi kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "LPS tidak bisa memberi komentar," kata Purbaya. Sementara, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana belum memberikan respon hingga berita ini diturunkan.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai rentetan persoalan terjadi di hulu, tengah, dan hilir. Di hulu, Tulus mengkritik pengawasan dari regulator seperti OJK yang tidak efektif. Tak hanya pengawasan di perbankan, tapi juga leasing sampai asuranasi. "Kasus Jiwasraya itu buktinya," kata dia.

Di sektor industri, internal control dari bank yang tidak memadai untuk mencegah kehilangan dana nasabah. Sementara di sektor hilir, ada konsumen yang belum memiliki literasi yang baik soal perlindungan data pribadi mereka terkait perbankan.

Meski demikian, Tulus mengingatkan bahwa nasabah punyak hak menuntut kehilangan dana ketika terjadi unsur pidana yang 100 persen di luar kendali mereka. "Pihak perbankan harus mengganti 100 persen," kata dia.






Rupiah Naik Seiring Keputusan Kenaikan Suku Bunga the Fed

14 jam lalu

Rupiah Naik Seiring Keputusan Kenaikan Suku Bunga the Fed

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi naik seiring dengan keputusan the Fed menaikkan suku bunga acuannya.


Cara Daftar E-Form BRI dengan Mudah dan Cepat, Bisa Lewat HP

18 jam lalu

Cara Daftar E-Form BRI dengan Mudah dan Cepat, Bisa Lewat HP

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar E-Form BRI. Berikut persyaratan cara daftar E-Form BRI lewat HP


Komplotan Pembobol ATM Kuras Rp 104 Juta dari Rekening Korban, Polisi Buka Call Center Pengaduan

1 hari lalu

Komplotan Pembobol ATM Kuras Rp 104 Juta dari Rekening Korban, Polisi Buka Call Center Pengaduan

Kapolres Metro Tangerang mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pembobol ATM dengan modus ganjal ATM ini segera lapor.


Profil Shinhan Bank Telah Berusia 126 Tahun, Bank Tertua di Korea Selatan

1 hari lalu

Profil Shinhan Bank Telah Berusia 126 Tahun, Bank Tertua di Korea Selatan

Tepat 126 tahun lalu, Shinhan Bank didirikan di Seoul Korea Selatan, dan menjadi bank tertua yang sampai sekarang masih tetap eksis.


Apa itu Shadow Banking? Fenomena Keuangan yang Dinilai Berbahaya

1 hari lalu

Apa itu Shadow Banking? Fenomena Keuangan yang Dinilai Berbahaya

Mengenal apa itu shadow banking yang timbul akibat lemahnya regulasi keuangan dan bahayanya bagi stabilitas ekonomi suatu negara.


Marak Pembobolan M-Banking, Ini Saran Kaspersky untuk Para Bankir

2 hari lalu

Marak Pembobolan M-Banking, Ini Saran Kaspersky untuk Para Bankir

erusahaan keamanan siber Kaspersky memberikan saran terhadap sektor perbankan setelah pembobolan mobile banking atau m-banking marak terjadi.


Tips Kaspersky Agar Nasabah Terhindar dari Pembobolan M-Banking

2 hari lalu

Tips Kaspersky Agar Nasabah Terhindar dari Pembobolan M-Banking

General Manager of SEA di Kaspersky Yeo Siang Tiong memberikan beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak pelanggaran keuangan seperti pembobolan mobile banking atau m-banking.


Terkini: Kaspersky: Waspadai Malware Anubis, Sri Mulyani Belajar dari Kisah Nabi Yusuf

2 hari lalu

Terkini: Kaspersky: Waspadai Malware Anubis, Sri Mulyani Belajar dari Kisah Nabi Yusuf

Kaspersky meminta masyarakat mewaspadai serangan malware Anubis. Sri Mulyani belajar dari Nabi Yusuf.


Pembobolan M-Banking, Kaspersky: Waspada Malware Anubis, Bisa Curi Uang dari Rekening

2 hari lalu

Pembobolan M-Banking, Kaspersky: Waspada Malware Anubis, Bisa Curi Uang dari Rekening

Kaspersky menyatakan selain modus pembobolan m-banking dengan undangan digital palsu, ada yang patut diwaspadai yaitu serangan dengan malware.


Permudah Pembelian Tiket, MRT Jakarta Kembangkan Aplikasi Bersama BCA Digital

2 hari lalu

Permudah Pembelian Tiket, MRT Jakarta Kembangkan Aplikasi Bersama BCA Digital

PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama BCA Digital "blu" berkolaborasi meluncurkan layanan bank as a service (BaaS) di aplikasi MRT-J, Senin 30 Januari 2023.