Langkah Anies Baswedan Tangani Wabah Virus Corona

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama tokoh dan pemuka agama serta budayawan saat konfrensi pers di Balai Kota, Kamis 19 Maret 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Anies Baswedan mengeluarkan surat seruan agar dunia usaha di DKI menghentikan sementara kegiatannya, terkait meluasnya wabah virus Corona atau COVID-19.

Seruan itu tertuang dalam surat Gubernur DKI Jakarta nomor 6 tahun 2020 tentang penghentian sementara kegiatan perkantoran dalam rangka menghentikan penyebaran wabah Corona Virus Disease (COVID-19) disingkat virus Corona.

"Ini statusnya seruan, tapi menegaskan bahwa seluruh kegiatan perkantoran untuk sementara waktu dihentikan, menutup fasilitas operasional, dan tidak melakukan kegiatan perkantoran, tapi lakukan kegiatan di rumah," kata Anies Baswedan dalam live streaming di Balai Kota DKI, Jumat, 20 Maret 2020.

Bagi perusahan yang tidak dapat menghentikan total, Anies meminta mereka untuk mengurangi kegiatan tersebut sampai batas paling minimal. Yakni mulai dari meminimalkan jumlah karyawannya, waktu kegiatannya, dan fasilitas operasionalnya.

Selain itu, Pemerintah DKI Jakarta mendorong perusahaan sebanyak mungkin membuat kebijakan karyawan bekerja dari rumah. Kami mengimbau kepada dunia usaha untuk memperhatikan surat edaran Menteri Tenaga Kerja nomor M/3/HK/.04/III/2020 tentang perlindungan kepada pekerja dan buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan Covid-19.

"Seruan ini berlaku juga pekan depan dan kami berharap ditaati dunia usaha karena bagaimanapun juga hanya bisa efektif bila semua serempak melakukannya," ujarnya.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu berharap ini semua pihak mengikuti seruan tersebut. Anies berjanji jajaran Pemprov dengan Satgas di DKI terus bekerja untuk memastikan semua pihak bisa ikut mencegah percepatan penularan Covid- 19. 

Kendati, kata dia, kemampuan sistem kesehatan di Jakarta terkait penanganan pasien terinfeksi virus Corona memiliki batas. Oleh karenanya, penyebaran virus tersebut harus segera dihentikan.

“Daya respons yang kita miliki di ambang batas karena jumlah rumah sakit dan tenaga (kesehatan) tak seiring dengan jumlah kasus,” ucap Anies dalam konferensi pers yang disiarkan lewat akun Facebook resmi Pemprov DKI Jakarta pada Jumat, 20 Maret 2020.

Anies menjelaskan, saat ini di Jakarta ada sekitar 17.500 dokter, 27.000 perawat, dan 900 tenaga kesehatan masyarakat. Ia mengatakan seluruh jajaran medis di Ibu Kota saat ini tengah menghadapi pasien sakit yang datang untuk diobati. “Yang jumlahnya luar biasa,” kata dia.

Menurut Anies, masyarakat harus punya kesadaran kalau pengurangan jumlah penderita virus corona dengan menekan penularan sangat penting. Soalnya, kata Anies, tingkat penularan di Jakarta meningkat dengan cepat lantaran interaksi antar warganya yang tinggi.

Terhitung kemarin, Anies telah menetapkan Jakarta tanggap darurat bencana COVID-19. Status tersebut ditetapkan selama 14 hari ke depan dan bisa diperpanjang sesuai dengan kondisi.

Anies Baswedan mengatakan penetapan status itu telah dibahas dengan Kepolisian Daerah Metro Jaya, Pangam Jaya, serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tingkat nasional.






Fasilitas Terbaru TIM Pasca Direvitalisasi

15 menit lalu

Fasilitas Terbaru TIM Pasca Direvitalisasi

Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal meresmikannya besok Senin. Berikut sejumlah fasilitas anyar dalam revitalisasi TIM.


Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

2 jam lalu

Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

NSN mengungkapkan, mantan Ketua Umum PSI Grace Natalie masuk bursa Calon Gubernur DKI Jakarta untuk Pemilihan Gubernur 2024.


Anies Baswedan Jadikan Pulau Reklamasi Kawasan Permukiman, DPRD DKI: Sesuai Perpres Jokowi

12 jam lalu

Anies Baswedan Jadikan Pulau Reklamasi Kawasan Permukiman, DPRD DKI: Sesuai Perpres Jokowi

DPRD DKI menilai keputusan Anies Baswedan soal pulau reklamasi Pulau G telah sesuai aturan hukum dan mengacu Peraturan Presiden.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

15 jam lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Anies Baswedan Masuki Masa Panen Jelang Akhir Jabatan Gubernur DKI

15 jam lalu

Anies Baswedan Masuki Masa Panen Jelang Akhir Jabatan Gubernur DKI

Anies Baswedan meresmikan berbagai proyek jelang berakhirnya masa jabatan Gubernur DKI Jakarta.


Anies Baswedan Masukkan Penanganan 225 RW Kumuh dalam RPD 2023-2026

16 jam lalu

Anies Baswedan Masukkan Penanganan 225 RW Kumuh dalam RPD 2023-2026

Anies Baswedan masukkan penanganan 225 RW kumuh di Jakarta dalam program community action plan (CAP) dan collaborative implementation program (CIP).


Kapolda Metro Sudah Bicara dengan Anies Baswedan Soal Pemindahan Lokasi Demonstrasi

18 jam lalu

Kapolda Metro Sudah Bicara dengan Anies Baswedan Soal Pemindahan Lokasi Demonstrasi

Kapolda Metro Fadil Imran berharap ide pemindahan lokasi demonstrasi dari Patung Kuda ke Monas bisa segera terealisasi.


RPD DKI, Anies Baswedan Targetkan Keterisian Rusun Capai 98,1 Persen di 2026

20 jam lalu

RPD DKI, Anies Baswedan Targetkan Keterisian Rusun Capai 98,1 Persen di 2026

Dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) DKI 2023-2026, Anies Baswedan menargetkan tingkat keterisian rusun capai 98,1 persen di 2026.


RPD DKI 2023-2026, Anies Ingin Ada Badan yang Kelola Dana Rumah DP Nol Rupiah

21 jam lalu

RPD DKI 2023-2026, Anies Ingin Ada Badan yang Kelola Dana Rumah DP Nol Rupiah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyusun lima upaya untuk mendukung penyediaan rumah DP nol rupiah


Anies Baswedan Targetkan Swasta Bangun Rusun di Pulau Reklamasi

21 jam lalu

Anies Baswedan Targetkan Swasta Bangun Rusun di Pulau Reklamasi

Anies Baswedan menargetkan pihak swasta membangun rumah susun di Pantai Kita, dulu bernama Pulau C