Politik Tempe Ala Sandiaga yang Menyengat Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi Pasar Majene, Sulawesi Barat, Sabtu, 3 November 2018. Foto: Istimewa.

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi Pasar Majene, Sulawesi Barat, Sabtu, 3 November 2018. Foto: Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - DUA bulan berlalu sejak Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 memasuki masa kampanye. Di dua bulan ini, baik kubu Calon Presiden inkumben Joko Widodo maupun penantangnya Prabowo Subianto lebih banyak menurunkan wakil mereka yaitu Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno. Keduanya rutin kampanye ke daerah-daerah.

    Baca: Sandiaga Sebut Masih Lemah Gaet Masyarakat Pedesaan

    Jika membandingkan cara kampanye Ma'ruf Amin dengan Sandiaga Uno, rasanya pasangan Prabowo Subianto lebih unggul dalam membetot perhatian masyarakat. Dalam kunjungan-kunjungannya ke pasar, Sandiaga menyindir kondisi ekonomi Pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi menggunakan tempe.

    Bahkan, teranyar, Sandiaga menantang Jokowi untuk adu gagasan lewat tempe. "Kita lakukan the search for the size of tempe. Kita lakukan pencarian tempe seperti apa ke depan," kata Sandiaga saat ditemui wartawan di kompleks rumah dinas DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Oktober 2018.

    Sandiaga mengatakan ajakan itu menarik untuk membangun kampanye yang lebih sejuk. Musababnya, diskusi akan lebih mengerucut pada persoalan makanan pokok. "Coba kita liat bagaiamana reaksi di seluruh rakyat Indonesia baik dari kunjungannya Pak Jokowi dan saya," kata Sandiaga.

    Simak soal perjalanan tempe Sandiaga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.