Minggu, 18 November 2018

Anies Baswedan Haramkan Papan Reklame Raksasa di Sudirman-Thamrin

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Satpol PP beraktivitas di dekat papan reklame yang telah tersegel di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat 19 Oktober 2018. Pemprov DKI Jakarta melakukan penertiban terhadap 16 reklame di jalan protokol Ibu Kota yang melanggar peraturan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Petugas Satpol PP beraktivitas di dekat papan reklame yang telah tersegel di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat 19 Oktober 2018. Pemprov DKI Jakarta melakukan penertiban terhadap 16 reklame di jalan protokol Ibu Kota yang melanggar peraturan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Anies Baswedan mengharamkan papan reklame berukuran raksasa bertengger di Jalan Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Jalan S. Parman, dan Jalan H.R. Rasuna Said. “Itu semua tidak seharusnya ada, itu pelanggaran,” ujar Anies di kawasan Gedung KPK, Jumat, 19 Oktober 2018.

    Baca juga: Hoax Ratna Sarumpaet, Alasan Polisi Tak Panggil Prabowo Bersaksi

    Untuk menunjukkan keseriusannya, Anies Baswedan, secara simbolis memulai razia reklame ilegal, kemarin. Papan iklan pertama yang diturunkan terletak di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, milik perusahaan periklanan.

    Reklame di dekat Gedung KPK tersebut habis masa izin mendirikan bangunan-bangunan reklame (IMB-BR) dan belum membayar pajak yang jatuh tempo per 31 Agustus lalu. Penertiban papan iklan itu menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, dan Kejaksaan Tinggi DKI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.