Setelah Garuda Lolos PKPU

Pesawat Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 28 Februari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Sambil memegang secarik kertas, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra bergegas menuju ruang rapat di kantornya, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Kamis  mengancik tengah hari, 16 Juni 2022. Siang itu, ia bersama Dewan Komisaris Garuda mematangkan kesiapan perseroan menghadapi voting atau pemungutan suara para lessor yang berlangsung pada esok paginya.

Voting tersebut akan menentukan nasib proposal damai yang diajukan Garuda dalam proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Bila mayoritas kreditur setuju, Garuda lolos PKPU. Sedangkan bila ditolak, Garuda dalam status pailit.

“Besok adalah penentu,” kata Irfan sewaktu ditemui, kala itu.

Esok harinya, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, voting persetujuan proposal damai Garuda berlangsung. Garuda berhasil meraih persetujuan atas proposal perdamaian dengan perolehan suara sejumlah lebih dari 95,07 persen untuk headcount kreditur dan 97,46 persen dari nilai tagihan yang telah diakui dan terverifikasi oleh Tim Pengurus.

Perjanjian damai atau homologasi seharusnya disahkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tiga hari setelahnya atau 20 Juni. Namun lantaran  ada dua lessor yang mengajukan keberatan kepada hakim pemutus, putusan PKPU pun diundur seminggu kemudian.

"Kami hakim pemutus baru tahu (ada keberatan lessor) hari ini. Kami minta waktu," kata Hakim Pemutus dalam sidang homologasi Garuda di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 20 Juni 2022.

Sidang PKPU ditangguhkan hingga 27 Juni 2022 pukul 10.00 WIB. Irfan mengatakan penundaan pengesahan homologasi atau perjanjian damai antara perusahaan maskapai pelat merah dan para krediturnya tidak akan menghambat rencana bisnis perseroan.

Menurut dia, keberatan lessor pun memang sudah disampaikan sebelumnya. Lessor bersangkutan, tutur dia, keberatan soal mekanisme perhitungan klaim.

"Sebenarnya kesepahaman kita bersama begitu daftar piutang tetap (DPT) sudah diputuskan sebenarnya sudah final. Jadi yang bersangkutan keberatan atas DPT-nya," kata Irfan.

Dia mengatakan perusahaan BUMN ini akan taat pada proses hukum yang ada. "Tadinya kami berharap putusan diselesaikan hari ini. Tapi kami memahami dan turut mendukung proses ini ditunda supaya semuanya menjadi lebih jelas," ujarnya.

Adapun dua lessor yang keberatan adalah Greyleg Goose Leasing 1410 Designated Activity Company dan Greyleg Goose Leasing 1446 Designated Activity Company. Garuda memiliki utang kepada dua lessor tersebut sekitar Rp 2 triliun.

Rencana Bisnis di Menghadapi Minimnya Jumlah Maskapai

Jumlah pesawat Garuda hanya 29 unit. Sementara itu, kebutuhan untuk penumpang terus meningkat seiring dengan tren pemulihan industri penerbangan.






Ratusan Eks Karyawan Merpati Air Tuntut Sisa Pesangon ke Erick Thohir

1 hari lalu

Ratusan Eks Karyawan Merpati Air Tuntut Sisa Pesangon ke Erick Thohir

Eks Karyawan PT Merpati Nusantara Airlines atau Merpati Air menuntut janji Menteri BUMN Erick Tohir untuk membayar sisa pesangon.


APERTI BUMN: Aktivitas Sosial Berpengaruh pada Seleksi Beasiswa

1 hari lalu

APERTI BUMN: Aktivitas Sosial Berpengaruh pada Seleksi Beasiswa

Tips lolos beasiswa APERTI BUMN, tak hanya nilai akademik yang baik, aktivitas sosial juga mempengaruhi penilaian beasiswa.


Erick Thohir Temui Bos Emirates, Cari Investor Garuda?

1 hari lalu

Erick Thohir Temui Bos Emirates, Cari Investor Garuda?

Dalam persamuhan tersebut, Erick membahas kerja sama yang telah terjalin antara Garuda dan Emirates dan potensi kemitraan strategis lainnya.


Minta Urusan Pesangon Tidak Ikuti UU Kepailitan, Eks Pilot Merpati: Kemungkinan Tak Dibayar

2 hari lalu

Minta Urusan Pesangon Tidak Ikuti UU Kepailitan, Eks Pilot Merpati: Kemungkinan Tak Dibayar

David Sitorus mengatakan pemenuhan hak-hak karyawan eks Merpati Air tidak bisa hanya dilakukan berdasarkan Undang-undang Kepailitan.


Waskita Beton Precast Resmi Lolos PKPU, Apa Artinya?

2 hari lalu

Waskita Beton Precast Resmi Lolos PKPU, Apa Artinya?

PT Waskita Beton Precast Tbk. resmi lolos dari sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan hasil perdamaian dengan para krediturnya pada


Terimpit Larangan Ganja Medis

2 hari lalu

Terimpit Larangan Ganja Medis

Keluarga penderita cerebral palsy berharap legalisasi ganja medis segera diberlakukan


Garuda Berharap Suntikan PMN Rp 7,5 Triliun Cair Kuartal III

3 hari lalu

Garuda Berharap Suntikan PMN Rp 7,5 Triliun Cair Kuartal III

Sesuai dengan rencana bisnisnya, setelah lolos PKPU, Garuda Indonesia akan mencari investor strategis.


Pandemi, Garuda Ungkap Jumlah Pesawat Citilink Menyusut Tinggal 34 Unit

3 hari lalu

Pandemi, Garuda Ungkap Jumlah Pesawat Citilink Menyusut Tinggal 34 Unit

Induk perusahaan Citilink, Garuda, juga mengalami penyusutan jumlah armada dari 142 unit menjadi 33 per Juni.


Garuda Indonesia Nego Lessor Turunkan Biaya Sewa Pesawat hingga 69 Persen

3 hari lalu

Garuda Indonesia Nego Lessor Turunkan Biaya Sewa Pesawat hingga 69 Persen

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah menurunkan biaya sewa pesawat atau lease rate untuk menurunkan biaya operasional dan optimalisasi mengejar profitabilitas perseroan.


Projo Dorong Pengusutan Korupsi BUMN Setelah Emirsyah Satar Jadi Tersangka Korupsi Garuda

3 hari lalu

Projo Dorong Pengusutan Korupsi BUMN Setelah Emirsyah Satar Jadi Tersangka Korupsi Garuda

Projo meminta penegak hukum melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi di BUMN setelah penetapan Emirsyah Satar tersangka di kasus korupsi Garuda.