Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pilkada 2020: Tambal Sulam Aturan Melarang Kerumunan

image-gnews
Logo Te.co Blank
Logo Te.co Blank
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pelanggaran protokol kesehatan kembali terjadi dalam tahapan kampanye Pilkada 2020 yang berlangsung sejak Ahad, 26 September lalu. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar mengatakan terdapat delapan kegiatan yang melanggar protokol kesehatan di hari pertama kampanye.

"Di hari pertama kampanye, terdapat delapan kegiatan yang dilakukan oleh tim kampanye pasangan calon yang melanggar ketentuan penerapan protokol kesehatan," kata Fritz ketika dihubungi, Senin, 28 September 2020.

Fritz mengatakan pelanggaran protokol kesehatan ini terjadi di Tanjung Jabung Barat, Sungai Penuh, Bandung, Purbalingga, Mojokerto, Dompu, Kaimana, dan Medan. Bentuk pelanggaran di antaranya pertemuan tatap muka dengan lebih dari 50 peserta, deklarasi pasangan calon, kampanye tanpa jaga jarak dan pasangan calon menghadiri kegiatan relawan.

Aturan kampanye pilkada 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2020. Ini merupakan aturan teranyar setelah KPU merevisi PKPU Nomor 6 Tahun 2020 yang sebelumnya masih memperbolehkan kampanye rapat umum seperti konser musik, jalan santai, bazaar hingga ulang tahun partai politik.

Kendati rapat umum secara fisik sudah dilarang di PKPU Nomor 13 Tahun 2020, kampanye dengan metode pertemuan terbatas, dialog dan tatap muka masih diperbolehkan. KPU mengatur peserta pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog dibatasi maksimal 50 peserta, harus menjaga jarak minimal satu meter dan wajib menggunakan masker.

Nyatanya, ketentuan itu masih dilanggar oleh sejumlah pasangan calon kepala daerah. Di Medan misalnya, pasangan calon Bobby Nasution dan Aulia Rachman menghadiri kampanye yang diselenggarakan tim sukses mereka.

Dewan Penasihat Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyoroti calon wakil wali kota Medan Aulia Rachman yang terlihat menurunkan maskernya saat wawancara dengan wartawan. Beberapa tim sukses pun berdiri dekat di sampingnya dan sama-sama menurunkan masker.

"Pemahaman paslon dan timnya terhadap protokol kesehatan terbukti buruk. Aulia Rachman misalnya, sudah cara pakai masker salah, berdiri berdekatan, semua yang di sampingnya menurunkan masker," kata Titi kepada Tempo, Senin.

Penindakan di lapangan juga dinilai tak berjalan maksimal. Menurut Titi, pengawas dan penegak hukum seperti tak mampu untuk langsung membubarkan kerumunan. Imbasnya, kata dia, seperti tak ada efek jera terhadap pasangan calon dan timnya yang melanggar protokol kesehatan.

Titi berpendapat pelanggaran protokol kesehatan mestinya bisa dijerat dengan pidana. "Karena ini kejahatan yang membahayakan nyawa manusia," kata dia.

Pendiri Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) Hadar Nafis Gumay menilai aturan pilkada yang ada sedari awal tak memadai untuk mencegah terjadinya kerumunan. Ia mengkritik kecenderungan untuk berfokus pada penjatuhan sanksi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut mantan komisioner KPU ini, seharusnya penyelenggara pemilu melarang sama sekali pertemuan antara peserta pilkada dan pemilih. "Yang harus dilakukan adalah mencari cara-cara yang sesuai situasi pandemi. Ini yang dilakukan kan bukan itu, lebih kepada model tambal sulam saja," kata Hadar kepada Tempo, Senin.

Banyak pihak sebetulnya sudah menyerukan agar pilkada 2020 ditunda lantaran masih tingginya kasus Covid-19 di Tanah Air. Seruan itu di antaranya dilontarkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pengurus Pusat Muhammadiyah, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga kelompok masyarakat sipil.

Namun pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat bergeming untuk tetap menggelar Pilkada 2020. Mereka berdalih pandemi Covid-19 tak bisa dipastikan kapan akan berakhir dan mencontohkan sejumlah negara yang tetap menggelar pemilihan di tengah wabah.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md mengklaim Presiden Joko Widodo telah mendengarkan semua masukan sebelum memutuskan melanjutkan tahapan Pilkada 2020. Menurut Mahfud, Jokowi berkali-kali mengadakan rapat dengan para menteri dan kepala lembaga negara sebelum mengambil keputusan.

"Setelah mendengarkan dan mendiskusikan secara mendalam kemarin, Presiden berpendapat bahwa pilkada enggak perlu ditunda," ujar Mahfud saat mengumpulkan para petinggi partai politik secara daring, Selasa, 22 September 2020.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito sebelumnya mengatakan ada kaitan antara penambahan jumlah kasus Covid-19 di pekan ketiga September dengan pilkada 2020. "Kami masih melihat penambahan kasus positif yang cukup tinggi. Dan ini juga terkait dengan Pilkada," ujar Wiku dalam konferensi pers, Kamis, 24 September 2020.

Pada 4-6 September, sejumlah pasangan bakal calon kepala daerah memang melanggar protokol kesehatan saat mendaftar ke KPU setempat. Bawaslu mencatat 243 pasangan calon yang melanggar protokol dengan menyebabkan kerumunan. Ada sekitar 40 calon yang datang langsung ke KPU kendati mengetahui dirinya positif Covid-19.

Hadar Nafis Gumay memprediksi kerumunan akan makin intens menjelang pemungutan suara pada hari H, yaitu 9 Desember mendatang. Sebab, kata dia, budaya berkumpul untuk kampanye politik masih dianggap metode yang ampuh untuk meyakinkan pemilih. "Dugaan saya (pelanggaran protokol kesehatan) akan meningkat. Di situasi pandemi yang masih mengkhawatirkan, ini akan memperparah," kata Hadar.

EGI ADYATAMA

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

22 jam lalu

Bella Hadid tampil di Billboard Adidas/Foto: Instagram/The Debut Fashion
Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

Meskipun mendapat reaksi keras, Adidas tidak membatalkan keputusannya untuk mencoret Bella Hadid, berpotensi membahayakan sebagian pendapatannya


Kamala Harris Memulai Kampanye Pertama sebagai Capres AS

1 hari lalu

Kamala Harris dilantik sebagai Wakil Presiden AS didampingi suaminya Doug Emhoff yang memegang kitab suci saat pelantikan di Capitol AS, Washington, AS, 20 Januari 2021. Kamala menjadi perempuan pertama yang menjadi Wakil Presiden AS. Tasos Katopodis via REUTERS
Kamala Harris Memulai Kampanye Pertama sebagai Capres AS

Kamala Harris akan berkampanye untuk pertama kali setelah di nominasikan sebagai capres menggantikan Joe Biden.


Covid-19 Varian Baru Mewabah di Australia, Lebih Mudah Menular

3 hari lalu

Pelanggan mengantre di luar apotek Western Sydney untuk membeli alat Tes Antigen Cepat setelah pandemi penyakit coronavirus (COVID-19) di Sydney, Australia, 5 Januari 2022. REUTERS/Jaimi Joy/File Photo
Covid-19 Varian Baru Mewabah di Australia, Lebih Mudah Menular

Covid-19 varian baru melanda Australia. Disebut lebih menular dibandingkan varian sebelumnya.


Trump Gelar Kampanye Pertama setelah Percobaan Pembunuhan

3 hari lalu

Trump Gelar Kampanye Pertama setelah Percobaan Pembunuhan

Ini akan menjadi acara kampanye bersama pertama Donald Trump-JD Vance sebagai calon presiden-wakil presiden resmi AS dari Partai Republik.


Bos Meta Mark Zuckerberg Ogah Dukung Trump atau Biden dalam Pilpres AS

4 hari lalu

Mark Zuckerberg (Meta)
Bos Meta Mark Zuckerberg Ogah Dukung Trump atau Biden dalam Pilpres AS

CEO Meta Platforms Mark Zuckerberg menolak mendukung Donald Trump atau Joe Biden dalam pilpres AS pada November mendatang


Direktur Secret Service Siap Dimintai Keterangan soal Upaya Pembunuhan Donald Trump

6 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat ia masuk ke dalam kendaraan dengan bantuan personel Secret Service AS setelah ia tertembak di telinga kanannya saat kampanye di Butler Farm Show di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli  2024. Setelah dirawat di rumah sakit terdekat, Trump sudah diperbolehkan pulang. REUTERS/Brendan McDermid
Direktur Secret Service Siap Dimintai Keterangan soal Upaya Pembunuhan Donald Trump

Direktur Secret Service bersedia memberikan kesaksian dipersidangan terkait upaya pembunuhan pada Donald Trump saat berkampanye


Joe Biden Positif Covid-19

6 hari lalu

Presiden AS Joe Biden saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika melakukan pembicaraan mengenai keamanan regional dan transisi energi ramah lingkungan, di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, AS, 14 November 2023. REUTERS/Leah Millis
Joe Biden Positif Covid-19

Di tengah kegiatannya berkampanye, Joe Biden menemukan dirinya positif Covid-19. Dia sekarang karantina mandiri di rumahnya di Delaware.


Donald Trump: Saya Seharusnya Sudah Mati

8 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat ia masuk ke dalam kendaraan dengan bantuan personel Secret Service AS setelah ia tertembak di telinga kanannya saat kampanye di Butler Farm Show di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli  2024. Setelah dirawat di rumah sakit terdekat, Trump sudah diperbolehkan pulang. REUTERS/Brendan McDermid
Donald Trump: Saya Seharusnya Sudah Mati

Donald Trump mengakui cukup beruntung masih hidup setelah lolos dari maut karena menoleh ke arah kanan.


Donald Trump Gunakan Foto Pascapenembakan untuk Situs Penggalangan Dana Kampanye

8 hari lalu

Penampakan wajah kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump yang berdarah saat dibantu oleh personel Dinas Rahasia AS setelah dia ditembak di telinga kanannya saat kampanye di Butler Farm Show di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli 2024. Penembakan itu terjadi kurang dari empat bulan sebelum pemilu presiden Amerika Serikat pada 5 November 2024. REUTERS/Brendan McDermi
Donald Trump Gunakan Foto Pascapenembakan untuk Situs Penggalangan Dana Kampanye

Situs web Donald Trump tampak menampilkan foto dirinya dengan wajah terkena percikan darah setelah selamat dari insiden penembakan.


Mantan Presiden Rusia Prediksi Donald Trump Akan Menang Pilpres AS Usai Selamat dari Penembakan

8 hari lalu

Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menghadiri pertemuan dengan pejabat dan karyawan perusahaan industri militer
Mantan Presiden Rusia Prediksi Donald Trump Akan Menang Pilpres AS Usai Selamat dari Penembakan

Mantan presiden Rusia berpendapat Donald Trump akan memenangkan pilpres AS pada November mendatang, setelah Trump selamat dari insiden penembakan.