Skybridge LRT Jakarta Rampung, Tanggal Operasional Belum Pasti

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) atau Skybridge di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Jumat, 5 Juli 2019. Pembangunan jembatan yang menghubungkan Stasiun LRT Velodrome dan Halte TransJakarta Pemuda tersebut telah mencapai 98 persen dan ditargetkan akan rampung akhir bulan ini.  ANTARA

    Pekerja menyelesaikan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) atau Skybridge di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Jumat, 5 Juli 2019. Pembangunan jembatan yang menghubungkan Stasiun LRT Velodrome dan Halte TransJakarta Pemuda tersebut telah mencapai 98 persen dan ditargetkan akan rampung akhir bulan ini. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta – Skybridge atau jembatan layang yang menghubungkan stasiun LRT Jakarta Velodrome dengan Halte Transjakarta Pemuda Rawamangun di Jakarta Timur telah diresmikan pada Jumat, 26 Juli 2019. Namun, kereta ringan itu belum beroperasi secara resmi.

    Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan sejumlah uji coba, salah satunya adalah gate. "Kami masih melakukan tes di pintu masuk agar tidak ada kendala saat nanti resmi beroperasi, sehingga tidak menimbulkan antrian," kata dia di stasiun LRT Velodrome, Jumat, 26 Juli 2019.

    Pihaknya tak ingin ada kejadian gate bermasalah seperti yang pernah terjadi saat MRT Jakarta mulai beroperasi. Kala itu, gate MRT tak bisa membaca kartu bank yang digunakan para penumpang.

    Nantinya, tiket LRT Jakarta bisa menggunakan lima kartu uang elektronik yang telah bekerja sama. LRT juga akan menyediakan tiket elektronik sendiri. Namun tarif yang ditetapkan sama, yaitu Rp 5.000 sekali perjalanan.

    Bersamaan dengan peresmian skybridge, LRT Jakarta pun memberlakukan integrasi pembayaran dengan Transjakarta. Penumpang LRT Jakarta bisa langsung berpindah moda melalui skybridge Pemuda Rawamangun ke halte Transjakarta.

    Warga berada di Stasiun Boulevard Utara, setelah menjajal kereta Light Rail Transit (LRT), di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019. PT LRT Jakarta menggelar uji publik bersama masyarakat secara gratis mulai 11 hingga 21 Juni 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Allan menyampaikan bahwa skybridge Pemuda Rawamangun merupakan jembatan pertama yang mengintegrasikan rute, fisik, dan pembayaran antarmoda transportasi. "Pembangunan jembatan ini dengan niat memudahkan masyarakat Jabodetabek menggunakan transportasi publik," kata dia.

    Integrasi fisik antara stasiun Velodrome dan halte Transjakarta Rawamangun, menurut Allan, telah selesai sejak 21 Juni lalu. Jembatan tersebut bisa menghubungkan warga dari Pulogadung atau Pulomas menuju Dukuh Atas dengan melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta.

    Allan menerangkan, pemilik kartu uang elektronik bisa langsung menggunakan kereta ringan di lima stasiun LRT dari Pulogadung sampai Velodrome. Bagi penumpang yang naik kereta ringan selama masa uji coba dan menggunakan uang elektronik akan terkena potongan saldo Rp 2.000. "Tapi potongan itu akan kami kembalikan secara tunai. Jadi, nanti, begitu masuk, akan diberi kupon untuk ditukarkan uang Rp 2.000 yang telah terpotong," ujarnya.

    Pemotongan saldo kartu bank, Allan melanjutkan, diperlukan untuk menguji keakuratan sistem pembayaran. Selain itu, pemotongan itu bertujuan untuk memastikan bahwa sistem pada gate dapat berfungsi dengan baik dan akurat.

    Titik pertama integrasi pembayaran akan tersedia pada gate jembatan layang stasiun LRT Velodrome menuju halte Pemuda Rawamangun. Di gate ini berlaku tarif kombo LRT Jakarta dan Transjakarta, khusus bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan pakai Transjakarta.

    Menurut Direktur Utama Transjakarta, Agung Wicaksono, dengan terkoneksinya stasiun Velodrome dan halte Pemuda Rawamangun, tersedia pula integrasi rute antara LRT Jakarta dan Transjakarta di koridor 4 (Pulogadung-Dukuh Atas) Transjakarta. "Kini warga Kelapa Gading sudah dapat menikmati layanan integrasi moda transportasi sampai Dukuh Atas dengan waktu tempuh kurang dari satu jam," ujarnya.

    Dari Dukuh Atas, penumpang juga mempunyai alternatif integrasi rute lain yang dapat menjangkau ke seluruh wilayah di Jakarta. "Integrasi pembayaran ini yang pertama. Sebelumnya, belum ada integrasi pembayaran," kata Agung.

    Saat ini, LRT Jakarta masih dalam tahap uji publik dan belum mengenakan tarif kepada penumpang. Selama uji publik, penumpang dapat naik dan turun di Stasiun Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome Rawamangun, kecuali Stasiun Pegangsaan Dua. Uji publik ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengoperasian sebelum diresmikan oleh pemerintah Jakarta. Dari pantauan Tempo, hampir semua fasilitas di stasiun LRT Jakarta sudah rampung dan siap beroperasi.

    Direktur Proyek PT Jakarta Propertindo (perusahaan induk LRT Jakarta), Iwan Takwin, mengatakan meski secara umum LRT Jakarta siap dioperasikan, masih ada masalah administrasi yang perlu diselesaikan. Ia menyebutkan ada catatan-catatan dari Kementerian Perhubungan dan Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI yang belum dilengkapi. “Masih finalisasi dokumen-dokumen untuk perizinan,” kata dia.

    IMAM HAMDI | INGE KLARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.