Minggu, 22 Juli 2018

Menanti Ganjil Genap dan Jurus Lain Buat Rute Atlet Asian Games

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kepadatan arus lalu lintas pada hari pertama uji coba perluasan kawasan ganjil genap di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018. ANTARA

    Suasana kepadatan arus lalu lintas pada hari pertama uji coba perluasan kawasan ganjil genap di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ajang bergengsi Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang tinggal sebulan, jurus melancarkan mobilitas atlet di DKI Jakarta terus diupayakan pemerintah dengan perluasan ganjil genap dan lainnya.

    Jalan Arteri Pondok Indah termasuk salah satu ruas jalan di Jakarta yang sedang menjalani uji coba perluasan ganjil-genap untuk Asian Games. Penerapan uji coba hingga hari ketiga, Rabu 4 Juli 2018, ini terpantau mampu mengurangi tingkat kepadatan.

    Jurus lain diantaranya pembenahan di jalan protokol Sudirman-Thamrin yang selama ini berkelok akibat megaproyek mass rapid transit atau MRT.

    Baca : Asian Games, PT MRT Jalan Berkelok Sudirman-Thamrin Segera Dibereskan

    Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William Sabandar memastikan, pihaknya akan membenahi jalan berkelok yang dilewati bus atlet Asian Games. Menurut William, pembenahan selesai pada 21 Juli 2018. "Tanggal 21 Juli seluruh jalan sudah lurus dan teraspal bagus," kata William saat dihubungi Tempo, Sabtu, 7 Juli 2018.

    Pembenahan jalan kini sedang berlangsung. William mengklaim jalan lurus sudah tampak di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Pelurusan jalan itu, lanjut dia, tidak mengganggu proyek pembangunan kereta bawah tanah itu. "Di Senayan kemarin sudah lurus. Di Istora juga," ujar William.

    Jalan berkelok disebabkan karena terdapat pembatas proyek pembangunan MRT. Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf meminta kontraktor MRT membenahi pembatas proyek yang tampak di Jalan Sudirman.

    Yusuf meminta agar tidak ada jalan berkelok yang dapat menurunkan laju kendaraan atlet Asian Games 2018. Pasalnya, pembatas protek pembangunan MRT itu berbentuk kelokan. Yusuf meminta kondisi jalan menjadi lurus.

    Simak : Larangan Hewan Kurban Karena Asian Games, Ini Kata Sandiaga Uno

    Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menetapkan dua rute alternatif jalan untuk dilalui bus yang membawa atlet Asian Games. Rute pertama, bus akan mengantar altet dari Wisma Atlet Kemayoran menuju Gelora Bung Karno (GBK) melalui jalan tol. Jika ada masalah, polisi akan mengalihkan bus ke jalan arteri sebagai rute alternatif kedua.

    Saat melakukan uji coba pertama lalu lintas kendaraan atlet Asian Games, waktu tempuh Wisma Atlet Kemayoran-GBK lewat jalan tol mencapai 21 menit 9 detik. Sementara waktu tempuh melalui jalan arteri lebih panjang, yakni 24 menit. Penyelenggara Asian Games menargetkan waktu tempuh kendaraan atlet kurang dari 30 menit.

    Asian Games 2018 akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus-2 September 2018.

    Berkurangnya kemacetan lalu lintas di Jalan Arteri Pondok Indah tidak lepas dari sosialisasi yang dilakukan petugas Dinas Perhubungan setempat. “Sekarang kondisinya lebih baik, mungkin masyarakat juga sudah mengerti,” kata salah satu petugas yang sedang berjaga, Nana, Rabu, 4 Juli 2018.

    Dia menuturkan timnya selalu memantau dan menggaungkan uji coba perluasan ganjil-genap untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 tersebut.

    Baca juga : Polisi Kembali Uji Coba Rute Atlet Asian Games Usai Libur Sekolah

    Seperti diketahui, ada satu lokasi pertandingan yang akan digelar di kawasan Pondok Indah, yakni golf. Simulasi waktu tempuh atlet dari wisma di Kemayoran, Jakarta Pusat, ke lokasi itu masih jauh dari target yang diharapkan.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan evaluasi uji coba perluasan sistem ganjil genap kendaraan pribadi untuk Asian Games 2018 dilakukan akhir pekan ini. Uji coba ganjil genap yang diperuntukkan bagi kelancaran lalu lintas selama Asian Games 2018 itu dimulai pada Selasa, 2 Juli lalu.

    "Kita lihat seminggu ini dulu, karena belum mewakili semua hari," kata Andri kepada Tempo, Rabu, 4 Juli 2018. Dalam tiga hari uji coba ganjil genap, Andri mengatakan, di beberapa ruas jalan masih ditemui kemacetan, terutama di perempatan Jalan Pramuka, Cawang, Pancoran, dan Gatot Subroto.

    Namun Andri belum bisa memastikan penyebab kemacetan di beberapa ruas perluasan sistem ganjil genap. "Apakah karena belum tahu atau coba-coba, sudah tahu tapi masih melanggar karena belum ada tindakan, nanti kita cek," tuturnya.

    Simak pula : BNN Incar 5 Tempat Hiburan Malam di Jakbar dan Jakut

    Saat ini, ganjil-genap berlaku pada pukul 06.00–10.00 dan 17.00–20.00 di ruas Jalan Sudirman-Thamrin dan sebagian Gatot Subroto, setiap hari kerja. Nantinya, perluasan dilakukan dengan durasi yang juga lebih panjang, yakni 06.00–21.00.

    Ini akan berlaku selama pelaksanaan Asian Games 2018 dan terbuka kemungkinan dipertahankan setelahnya. Berikut ini delapan ruas jalan yang akan menerapkan aturan ganjil genap:

    -Jakarta Selatan di Jalan HR Rasuna Said, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Arteri Pondok Indah.
    -Jakarta Timur ada di Jalan DI Panjaitan dan Jalan Ahmad Yani.
    -Jakarta Barat Jalan S. Parman di Jakarta Barat
    -Jakarta Utara Jalan Benyamin Sueb.

    Adapun rute alternatif yang dapat dilewati sebagai berikut:
    -Jalan Perintis Kemerdekaan - Jalan Suprapto - Jalan Salemba Raya - Jalan Matraman - dan sekitar arah Timur.
    -Jalan Warung Jati Barat - Jalan Pejaten Raya - Jalan Pasar Minggu - Jalan Soepomo - Jalan Saharjo - dan sekitar arah Selatan.
    -Jalan RE Martadinata - Jalan Danau Sunter Barat - Jalan HBR Motik - Jalan Gunung Sahari - dan sekitar Utara.
    -Jalan RA Kartini - Jalan Ciputat Raya - dan sekitar arah Selatan.
    -Jalan Akses Tol Cikampek- Jalan Sutoyo - Jalan Dewi Sartika - dan sekitar arah Timur.
    -Jalan S Parman - Jalan Tomang Raya - Jalan Surya Pranoto atau Jalan Cideng - dan sekitar arah Utara.

    LANI DIANA | FIKRI ARIGI | YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.