Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

21 Hari Operasi Keselamatan Berkendara Polda Metro Jaya

image-gnews
Pengemudi ojek online juga ikut menunggu hujan duit di kawasan Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 1 Maret 2018. Kartika Anggraeni
Pengemudi ojek online juga ikut menunggu hujan duit di kawasan Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 1 Maret 2018. Kartika Anggraeni
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Operasi Keselamatan Berkendara Kepolisian Daerah Metro Jaya 2018 secara serentak di wilayah kerja Polda Metro Jaya dimulai Senin, 5 Maret 2018. Selama 21 hari, kepolisian akan menyasar pengendara sepeda motor, termasuk pengemudi ojek berbasis aplikasi Internet alias ojek online yang kerap menggunakan aplikasi dalam telepon selulernya itu sambil berkendara.

Pelaksanaan operasi dibagi dalam tiga waktu, yakni pukul 08.00, 14.00, dan 20.00 WIB. "Kami akan mendatangi para pengemudi ojek online, apalagi yang ngetem di jalan," ujar Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra, saat ditemui di kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta.

Baca: Cara Cerdas Berkendara di Jalan Raya

Sosialisasi prosedur keselamatan berkendara oleh kepolisian, seperti larangan menggunakan ponsel dan merokok sambil berkendara, tengah digencarkan. Dua aktivitas itu dianggap berpotensi menurunkan konsentrasi pengemudi dan dapat menyebabkan kecelakaan. Halim menegaskan, tindakan tegas berupa pemberian sanksi belum akan diberlakukan sepanjang operasi ini.

Pada Senin itu, Tempo mendatangi lokasi operasi di kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta Barat. Di sana polisi memberi teguran dan mensosialisasi larangan berhenti sembarangan di tepi jalan. Operasi ini difokuskan di tiga titik lokasi. Tiga lokasi itu adalah kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Stasiun Sudirman, dan jalan layang non-tol Casablanca.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto menuturkan jalan layang non-tol Casablanca dipilih karena aturan peruntukan jalan itu banyak dilanggar pengemudi sepeda motor. Mereka mengabaikan larangan melaju di jalan layang ini dengan alasan menghindari kemacetan. Sebanyak 900 lebih pengemudi sepeda motor ditilang di ruas jalan itu pada Sabtu, 1 Maret 2018. “Jalur ini memang tidak didesain untuk dilalui motor. Berbahaya," kata Budiyanto.

Juhri Alimin, salah satu pengemudi ojek online yang ditemui di tepi Jalan Tentara Pelajar, menyadari bahwa menggunakan ponsel sambil berkendara membahayakan keselamatannya. "Tapi, kalau pas enggak hapal jalan, mau enggak mau buka GPS," ucap pria 36 tahun ini. Juhri berharap polisi mau memakluminya. "Kecuali main HP intens kali ya (bisa ditilang). Kalau lihat GPS kan hanya sesekali," ujarnya.

Operasi Keselamatan Jaya diawali dengan apel di Markas Polda Metro Jaya, melibatkan petugas dari Direktorat Lalu Lintas dan Reserse Polda Metro Jaya, TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan PT Jasa Raharja.

Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Purwadi Arianto mengatakan tujuan operasi keselamatan berkendara ini adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. “Penindakan tidak jadi prioritas," kata Purwadi sembari menambahkan bahwa pengendara yang menggunakan ponsel menyalahi disiplin lalu lintas. “Ini jumlahnya cukup banyak.”

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

1 hari lalu

Ilustrasi seorang penjudi di tempat sabung ayam di Haiti. AP/Ricardo Arduengo
Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

Praktik judi sabung ayam ini dilakukan di tempat yang tersembunyi dan juga tertutup di Jatimekar, Bekasi.


Polda Metro Catat 25.827 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya 2024 Sampai Hari ke-7

2 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjawab pertanyaan media saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang penyimpanan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polda Metro Catat 25.827 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya 2024 Sampai Hari ke-7

Sebanyak 25.827 pelanggaran lalu lintas selama tujuh hari penyelenggaraan Operasi Patuh Jaya 2024, mayoritas terjaring melalui tilang elektronik


Fakta-fakta Wacana Ganjil Genap 24 jam di Jakarta

2 hari lalu

Petugas kepolisian melarang pengendara mobil berplat nomor genap memasuki Jalan MH Thamrin di kawasan Bundaran Monas, Jakarta, Jumat, 13 Agustus 2021. Pemprov DKI Jakarta menerapkan sistem ganjil genap di delapan ruas jalan di Jakarta pada pukul 06.00-20.00 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Fakta-fakta Wacana Ganjil Genap 24 jam di Jakarta

Ganjil genap 24 jam pernah diusulkan oleh salah satu angggota DPRD DKI Jakarta. Berikut fakta-fakta soal wacana tersebut.


Polisi Kantongi Identitas Pengirim Paket 30 Kg Ganja ke Tanjung Priok: Bernama Bhegeng

3 hari lalu

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan di rumah pelaku di Tanjung Priok, Jakarta Utara.ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Polisi Kantongi Identitas Pengirim Paket 30 Kg Ganja ke Tanjung Priok: Bernama Bhegeng

Bhegeng masuk ke dalam DPO karena kirim paket 30 kilogram ganja dari Medan.


Paket 30 Kilogram Ganja di Tanjung Priok Diduga untuk Diedarkan di Jakarta

3 hari lalu

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan di rumah pelaku di Tanjung Priok, Jakarta Utara.ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Paket 30 Kilogram Ganja di Tanjung Priok Diduga untuk Diedarkan di Jakarta

Paket ganja tersebut berasal dari Medan dan rencananya akan diedarkan di Jakarta.


Usut Pembunuhan Petugas TPST Bantargebang, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

3 hari lalu

Sejumlah petugas menggunakan eskavator melakukan  proses pendinginan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu 29 Oktober 2023. Menurut keterangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sebanyak 19 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api pada kebakaran yang terjadi pada pukul 13.30 WIB dan penyebab kebakaran di zona 2 TPST tersebut masih dalam penyelidikan. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Usut Pembunuhan Petugas TPST Bantargebang, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Polisi telah mengerahkan anjing pelacak untuk mengusut dugaan pembunuhan petugas TPST Bantargebang.


Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

3 hari lalu

Pertemuan Firli Bahuri dengan Syahrul.
Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya terakhir kali mengirim berkas perkara Firli Bahuri ke Kejaksaan Tinggi Jakarta pada Januari lalu.


Polisi Tangkap 2 Penerima Paket Ganja Seberat 30 Kilogram di Tanjung Priok

3 hari lalu

Paket kiriman ganja kering yang dikemas sebagai suku cadang sepeda motor pesanan seorang mahasiswa di Jakarta saat diperlihatkan di Markas Polsek Tambora, Jakarta Barat, Rabu 6 September 2023. Tempo/Advist Khoirunikmah
Polisi Tangkap 2 Penerima Paket Ganja Seberat 30 Kilogram di Tanjung Priok

Dua orang jadi tersangka dalam kasus paket 30 kg ganja asal Medan.


Jessica Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Ajukan PK

4 hari lalu

Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (tengah), memberikan salam seusai mengikuti sidang dengan agenda pembacaan vonis di PN Jakarta Pusat, Jakarta, 27 Oktober 2016. Jessica menyatakan tidak terima akan keputusan Majelis Hakim. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Jessica Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Ajukan PK

Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan, akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK).


Usut Kasus Baru Eks Ketua KPK Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Sudah Kantongi Alat Bukti

4 hari lalu

Polda Metro Jaya menetapkan eks Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada 23 November 2023. Polda menyangka Firli memeras SYL agar kasus korupsi di Kementan yang tengah ditangani KPK bisa berhenti. TEMPO/Imam Sukamto
Usut Kasus Baru Eks Ketua KPK Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Sudah Kantongi Alat Bukti

Kasus baru Firli Bahuri yang sedang diusut ini juga berhubungan dengan kasus pemerasan terhadap Bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.