Cerita di Balik Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah Diambil Alih Khilafatul Muslimin

Sejumlah pengurus pesantren usai melepaskan papan nama pendidikan Khilafatul Muslimin di Pekayon, Bekasi, Kamis, 16 Juni 2022. Menurut keterangan pengurus pesantren, kegiatan pendidikan ditutup sementara usai rapat dengan pihak Kelurahan dan banyaknya penolakan warga. ANTARA/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah yang berlokasi di Jl. Komplek Patal No. 44 RT. 08 RW. 003, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan sudah tidak lagi beroperasi sejak kemarin, Kamis, 16 Juni 2022. Ratusan santrinya dipulangkan oleh pengurus pondok pesantren yang dinaungi oleh organisasi massa Khilafatul Muslimin

Aktivitas itu terhenti setelah pengelola bertemu dengan unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) di Bekasi Selatan, Kamis pagi. Pertemuan ini memutuskan operasional pesantren harus dihentikan, serta plang hingga spanduk pondok pesantren mesti dicabut. 

Penanggung Jawab Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah Bekasi Abu Salma mengatakan, penghentian kegiatan karena mulai munculnya penolakan dari masyarakat setempat, seiring dipasangnya spanduk tentang penolakan keberadaan Khilafatul Muslimin di sekitar pondok. "Untuk sementara pondok dikosongkan, plang dicabut, banner dicabut," kata Amir Wilayah Khilafatul Muslimin Bekasi Raya itu seusai pertemuan dengan muspika. 

Padahal, berdasarkan sejarah yang dipublikasikan melalui websitenya, ponpesukhuwwahislamiyyah.com, pesantren ini sebetulnya berdiri sejak 13 Februari 1990, bukan pesantren kemarin sore. Pendirinya bernama Muhammad Majlis, pria kelahiran Purbalingga, 13 Rabiul Awwal 1368 Hijriyah atau 13 Januari 1949. Pada 2008 sang pendiri menyerahkan sepenuhnya pengelolaan pesantren kepada Khilafatul Muslimin hingga saat ini. 

Majlis bertemu dengan pemimpin tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qodir Hasan Baraja, saat Majelis Mujahidin mengadakan kongres pada 2000. Sejak itu, keduanya terus menjalin diskusi hingga akhirnya kurang dari 2 tahun Majlis menyatakan janji setia kepada Khilafatul Muslimin atau berbaiat kepada Abdul Qodir Hasan Baraja. 

Sejak penyerahan pengelolaan, Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah mengalami perubahan sistem pendidikan atau kurikulum karena menyesuaikan dengan sistem pendidikan yang digariskan Khilafatul Muslimin. Mereka memiliki jenjang pendidikan sejak SD hingga perguruan tinggi. 

Selanjutnya, model jenjang pendidikan berbeda dengan pendidikan nasional






Pelaku Penusukan Ibu dan Anak yang Kenakan Baju Bertuliskan 'Polisi' Masih Diburu

9 jam lalu

Pelaku Penusukan Ibu dan Anak yang Kenakan Baju Bertuliskan 'Polisi' Masih Diburu

Polsek Bantargebang masih memburu pelaku penusukan ibu dan anak di Jl. Cipete Raya, Mustika Jaya, Bekasi.


3 Polisi Raih Penghargaan Hoegeng Awards 2022, Di Antaranya Mantan Pegawai KPK

9 jam lalu

3 Polisi Raih Penghargaan Hoegeng Awards 2022, Di Antaranya Mantan Pegawai KPK

Bertepatan dengan Hari Bhayangkara, tiga polisi terbaik Tanah Air menerima penghargaan Hoegeng Awards 2022.


Pimpinan Pesantren di Depok Buka Suara Soal Pencabulan 11 Santriwati: Setahu Saya Ada 4 Terlapor

14 jam lalu

Pimpinan Pesantren di Depok Buka Suara Soal Pencabulan 11 Santriwati: Setahu Saya Ada 4 Terlapor

Pimpinan pesantren menyerahkan penanganan kasus pencabulan ini kepada penyidik Polda Metro Jaya. Para terlapor tidak sedang berada di pesantren.


Polisi imbau Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Depok Berani Lapor

16 jam lalu

Polisi imbau Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Depok Berani Lapor

Polda Metro Jaya dan UPTD PPA Kota Depok akan melakukan pemeriksaan psikologis terhadap para santriwati korban pelecehan seksual itu.


Mahasiswa di Bekasi Pesan Ganja ke Bandar di Medan, Lalu Dijual Lagi ke Teman-teman Kampus

1 hari lalu

Mahasiswa di Bekasi Pesan Ganja ke Bandar di Medan, Lalu Dijual Lagi ke Teman-teman Kampus

Seorang mahasiswa di Bekasi ditangkap, karena memesan paket ganja yang akan ia jual lagi ke teman-teman kampusnya. Pesanan paket ganja kedua


Pemerintah Kembalikan Tambahan Kuota Haji, Kemenag: Waktunya Tidak Cukup

2 hari lalu

Pemerintah Kembalikan Tambahan Kuota Haji, Kemenag: Waktunya Tidak Cukup

Kementerian Agama menyebut jika kuota haji tambahan yang diberikan Arab Saudi hanya diperuntukkan bagi haji reguler.


Satpol PP Kota Bekasi Segel Holywings di Summarecon Bekasi

2 hari lalu

Satpol PP Kota Bekasi Segel Holywings di Summarecon Bekasi

Holywings Bekasi diketahui belum mengantongi izin penjualan minuman beralkohol di bawah 5 persen dan sejumlah izin lain.


Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Idul Adha 2022 Sore Ini

2 hari lalu

Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Idul Adha 2022 Sore Ini

Rukyatul hilal awal Zulhijah sebagai salah satu rujukan dalam penetapan waktu Idul Adha 1443 H akan digelar di 86 lokasi seluruh wilayah Indonesia.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Madrasah dan PTN, Sarjana Unair Double Degree

2 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Madrasah dan PTN, Sarjana Unair Double Degree

Ratusan lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta Selatan tembus Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.


Kasus Korupsi Dana Ujian Nasional Kemendikbud Segera Disidang

3 hari lalu

Kasus Korupsi Dana Ujian Nasional Kemendikbud Segera Disidang

Kedua tersangka korupsi dana ujian nasional di Kemendikbud telah mengembalikan uang yang mereka korupsi ke kas negara.