Pro-Kontra Penunjukan Luhut Ikut Komandoi Urusan Minyak Goreng

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kanan), didampingi Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kiri), berjalan menuju ruangan pembukaan Our Ocean Conference di Nusa Dua, Bali, Senin, 29 Oktober 2018. ANTARA/MediaOOC2018/Prasetia Fauzani

TEMPO.CO, Jakarta - Penunjukan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pihak yang ikut mengomandoi persoalan minyak goreng menimbulkan pro dan kontra. Apalagi tugas kepada Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi itu datang langsung dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Anggota komisi VI DPR, Andre Rosiade, mengakui banyak masyarakat menyorot job tambahan untuk Luhut di tengah pelbagai jabatan yang diemban. Sepanjang pemerintahan Jokowi, Luhut acap diberi mandat mengurusi aneka persoalan—yang beberapa di antaranya menyeberang dari tugas pokoknya di Kemenko Marves.

“Memang pasti penunjukan ini pro dan kontra. Ada yang mendukung, ada yang tidak. Ada yang mengkritik karena Pak Luhut lagi Pak Luhut lagi,” kata Andre saat dihubungi, Selasa malam, 24 Mei 2022.

Luhut sebelumnya telah merangkap beberapa posisi untuk menangani isu penting. Pada 2020, ia ditunjuk sebagai Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Lalu pada medio Juni 2021 lalu, Jokowi meminta Luhut menjadi Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali.

Tak lama kemudian, Luhut kembali mendapatkan tugas untuk memimpin Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN). Dia juga didapuk sebagai Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional dan Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional. Pada 2021,  Luhut ditabalkan sebagai Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Andre mengatakan langkah Jokowi untuk lagi-lagi melibatkan Luhut dalam menyelesaikan persoalan krisis menggambarkan puncak kekesalan kepala negara. Sebab, permasalahan minyak goreng yang meliputi penyediaan stok dan stabilitas harga tak kunjung kelar.

“Presiden akhirnya menurunkan aji pamungkasnya menunjuk Pak Luhut. Presiden mungkin percaya dengan Pak Luhut yang bisa men-deliver tugas yang diberikan kepada beliau,” kata Andre.

Kendati begitu, Andre meminta masyarakat untuk bersikap objektif. “Yang penting keputusan ini menyelesaikan masalah minyak goreng,” tuturnya.

Dia berharap kebijakan presiden bisa segera menuntaskan perkara sengkarut minyak goreng sehingga harganya di pasar tradisional kembali ke level Rp 14 ribu per liter. Selain itu, Andre berharap penyaluran pasokan minyak goreng, khususnya minyak goreng curah, tak lagi terhambat serta kesejahteraan petani meningkat dengan melambungnya harga tandan buah segar (TBS).






Audit Tata Kelola Sawit dari Hulu sampai Hilir, BPKP Libatkan Kejagung, Kemenkeu hingga Polri

13 jam lalu

Audit Tata Kelola Sawit dari Hulu sampai Hilir, BPKP Libatkan Kejagung, Kemenkeu hingga Polri

BPKP tengah menyusun gambaran umum audit tata kelola industri sawit di Indonesia. Meliputi apa saja audit tersebut?


Luhut: Dalam 3 Tahun, RI Kurangi Kebocoran Sampah Laut 28,5 Persen

1 hari lalu

Luhut: Dalam 3 Tahun, RI Kurangi Kebocoran Sampah Laut 28,5 Persen

Luhut mengatakan Indonesia terus berkomitmen memberantas sampah laut.


Peserta Program Prakerja Silaturahmi di Pekan Temu Raya #KitaPrakerja

2 hari lalu

Peserta Program Prakerja Silaturahmi di Pekan Temu Raya #KitaPrakerja

Seratus peserta dari Luarsekolah ikut meramaikan dari berbagai daerah di Indonesia.


Baru 5,3 Persen Pengecer Minyak Goreng Cetak QR Code Pedulilindungi

2 hari lalu

Baru 5,3 Persen Pengecer Minyak Goreng Cetak QR Code Pedulilindungi

Kemenperin menyebut baru ada 1.857 penyalur/pengecer dari total 34.900 pengecer minyak goreng curah, atau sekitar 5,3 persen mencetak QR Code.


Beli Minyak Goreng Pakai Peduli Lindungi, Kemenko Marves: Tidak Mempersulit, Kita Ingin Kontrol

2 hari lalu

Beli Minyak Goreng Pakai Peduli Lindungi, Kemenko Marves: Tidak Mempersulit, Kita Ingin Kontrol

Sosialisasi dan masa transisi dari penggunaan aplikasi Peduli Lindungi untuk membeli Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) dimulai sejak kemarin.


7 Jenis Carrier Oil Manfaatnya Berlainan

3 hari lalu

7 Jenis Carrier Oil Manfaatnya Berlainan

Carrier oil adalah minyak atsiri yang berasal dari penyulingan bagian tumbuhan seperti akar, daun, bunga, dan kulit kayu


Kemendag: Tambahan Kuota Ekspor bagi Produsen yang Pasok Minyak Goreng ke Timur

3 hari lalu

Kemendag: Tambahan Kuota Ekspor bagi Produsen yang Pasok Minyak Goreng ke Timur

Saat ini masih banyak daerah dengan penyaluran minyak goreng curah yang minim karena produsen minyak goreng terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia.


Anak Buah Luhut Klaim Program Minyakita Tak Pakai Dana Tambahan dari Pemerintah

3 hari lalu

Anak Buah Luhut Klaim Program Minyakita Tak Pakai Dana Tambahan dari Pemerintah

Ongkos kemasan Minyakita akan ditanggung oleh perusahaan-perusahaan yang mendukung program Minyakita.


Ridwan Kamil Usul Pembelian Pertalite Manual Tetap Dibuka: Kompensasi yang Belum Terakses Digital

3 hari lalu

Ridwan Kamil Usul Pembelian Pertalite Manual Tetap Dibuka: Kompensasi yang Belum Terakses Digital

Gubernur Jawa Barar Ridwan Kamil meminta warganya untuk terbiasa bertransaksi digital, termasuk membeli BBM Pertalite via aplikasi MyPertamina.


Pembelian Minyak Goreng dengan Pedulilindungi, Ridwan Kamil: Kita Coba Dulu

3 hari lalu

Pembelian Minyak Goreng dengan Pedulilindungi, Ridwan Kamil: Kita Coba Dulu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar jangan dulu antipati dengan keputusan pemerintah menggunakan aplikasi Pedulilindungi dalam pembelian minyak goreng curah.