Corona di Eropa: Ancaman Gelombang Ketiga dan Rusuhnya Unjuk Rasa

Reporter

Seorang pengunjuk rasa melempar sepeda ke kendaraan polisi di Rotterdam, Belanda, 20 November 2021, dalam tangkapan layar yang diperoleh dari video media sosial. Video direkam 20 November 2021. [Sven Simcic - Video In Verzet via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Unjuk rasa besar-besaran melanda Eropa di saat gelombang ketiga virus Corona menyebar cepat ke sejumlah negara di sana. Demonstrasi menentang pembatasan Covid-19 terjadi di Swiss, Kroasia, Italia, Irlandia Utara, dan Belanda dalam beberapa hari terakhir.

Di beberapa negara, aksi unjuk rasa berlangsung rusuh. Sabtu lalu, polisi Belanda menembaki peserta demo dalam kerusuhan di Rotterdam.

Pelaksana tugas Perdana Menteri Belanda Mark Rutte geram dengan perusuh dalam demonstrasi yang menolak lockdown itu. Ia menyebut mereka adalah idiot yang menyamar untuk melakukan kekerasan berkedok protes.

Perusuh mengamuk di kota-kota di seluruh Belanda akhir pekan ini ketika protes terhadap kebijakan virus corona berubah menjadi kekerasan. Lebih dari 100 orang ditangkap.

"Saya tidak akan pernah menerima orang idiot yang menggunakan kekerasan murni hanya karena mereka tidak senang," kata Rutte.

Selain menentang lockdown, di negara lain pengunjuk rasa menentang pemberlakuan sertifikat vaksin Covid-19. Tiket yang berlaku disejumlah negara Eropa ini diperlukan untuk memasuki restoran, pasar serta hingga olahraga.

Di Austria, pemerintah terpaksa melakukan lockdown saat angka kematian rata-rata harian naik tiga kali lipat dalam beberapa pekan terakhir. Rumah sakit terkena dampak paling parah akibat minimnya fasilitas kesehatan.

Di Swiss, sebanyak 2.000 orang memprotes referendum ihwal apakah akan menyetujui undang-undang pembatasan COVID-19 pemerintah. Tindakan itu disebut diskriminatif.

Sehari setelah kerusuhan Rotterdam di Belanda, ribuan orang berkumpul di Dam Square pusat Amsterdam. Protes berlangsung damai di jalan-jalan dengan pengawalan ketat polisi.

Beberapa ratus orang juga berbaris melalui kota Breda di Belanda selatan. Seorang penyelenggara, Joost Eras, mengatakan kepada penyiar NOS bahwa dia tidak ingin unjuk rasa berujung rusuh.






Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

59 menit lalu

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengingatkan pertumbuhan ekonomi zona euro turun, bahkan bisa sampai nol


Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

3 jam lalu

Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

Protes atas kematian wanita muda Iran, Mahsa Amini, masih berkecamuk. Korban tewas dan luka terus berjatuhan


Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

1 hari lalu

Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

Gabungan elemen masyarakat berunjuk rasa memperingati puncak Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR RI, Selasa siang, 27 September 2022.


Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

1 hari lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.


Ekspor Singkong Beku Indonesia ke Curacao, Bukan Ekspor Perdana

1 hari lalu

Ekspor Singkong Beku Indonesia ke Curacao, Bukan Ekspor Perdana

Perluasan pasar ekspor singkong mempertimbangkan pola konsumsi yang hampir mirip dengan Indonesia dan bahan pangan sehat.


Puncak Peringatan Hari Tani Nasional, 5 Ribu Orang Akan Berunjuk Rasa di DPR Siang Ini

1 hari lalu

Puncak Peringatan Hari Tani Nasional, 5 Ribu Orang Akan Berunjuk Rasa di DPR Siang Ini

Masyarakat dari 130 organisasi dari Komite Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) akan menggelar demo puncak Hari Tani Nasional (HTN), Selasa siang ini.


Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Top 3 dunia pada 26 September 2022, di antaranya mobilisasi militer Rusia ke Ukraina yang mendapat penolakan dari warganya sendiri.


Resepsionis Tewas Dibunuh Putra Petinggi Partai BJP, Warga India Unjuk Rasa

2 hari lalu

Resepsionis Tewas Dibunuh Putra Petinggi Partai BJP, Warga India Unjuk Rasa

Massa berunjuk rasa di India menuntut penyelidikan pembunuhan seorang gadis oleh putra petinggi Partai Bharatiya Janata


Presiden Ebrahim Raisi Siap Bertindak Tegas Atasi Aksi Protes Kematian Mahsa Amini

2 hari lalu

Presiden Ebrahim Raisi Siap Bertindak Tegas Atasi Aksi Protes Kematian Mahsa Amini

Unjuk rasa atas kematian Mahsa Amini telah menyulut kemarahan warga Iran di 31 provinsi.


Kapolda Metro Usul Lokasi Demonstrasi Dipindah ke Monas, Pengelola: Nanti Dibicarakan Pimpinan

3 hari lalu

Kapolda Metro Usul Lokasi Demonstrasi Dipindah ke Monas, Pengelola: Nanti Dibicarakan Pimpinan

Pengelola Monas sebut usulan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran soal lokasi demo di Monas perlu dibahas lebih lanjut di level pimpinan.