Strategi Jokowi Mencegah Penyebaran Anak-Cucu Varian Delta

Reporter

Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan pers tentang perkembangan terkini pelaksanaan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 30 Agustus 2021. Jokowi memperpanjang kebijakan PPKM hingga 6 September 2021. ANTARA/Biro Pers dan Media Setpres

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memanggil para pembantunya untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Rapat terbatas itu diadakan di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin, 22 November 2021. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengawali laporannya dengan memaparkan kondisi pandemi Covid-19 global dalam rapat tersebut. Ia melaporkan hampir semua negara di Eropa mengalami kenaikan kasus Covid-19 menjelang Natal dan tahun Baru ini. "Kenaikan itu hampir semuanya disebabkan oleh varian delta atau anak cucunya varian delta," ujarnya.

Adapun varian B.1.617.2 atau varian Delta telah terdeteksi di Indonesia sejak 124 hari yang lalu. Sub varian dan sub-sub varian delta pun sudah berkembang di Indonesia. Varian yang dikenal sebagai anak-cucu virus corona dan telah menyebar di beberapa tempat di Tanah Air itu meliputi AY2.4, AY 2.3, dan AY 4. Hanya varian AY.4.2 atau Delta Plus yang disebut belum ditemukan di Indonesia.

Budi menyampaikan Indonesia adalah salah satu dari beberapa negara yang sudah terpapar varian delta namun sampai sekarang kasusnya masih landai. "Tapi kita juga melihat ada Srilanka, yang sudah pernah kena Delta, sekarang sudah mulai ada kenaikan. Semua kejadian kasus di luar negeri ini kami pelajari dan kami laporkan ke presiden agar kita tetap waspada, terutama menjelang natal dan tahun baru ini," ujar Budi.

Eks Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama, mengatakan India merupakan salah satu contoh negara yang telah terpapar varian delta. Namun kasusnya terjaga atau melandai meskipun cakupan vaksinasi masih di bawah 50 persen.

Menurutnya, analisa kenapa kasus Covid19 tetap rendah adalah karena sudah cukup banyak penduduk yang ternyata punya antibodi terhadap SARS CoV-2, virus penyebab Covid-19. Hal tersebut diketahui dari survei antibodi yang dilakukan pemerintah India.

“Data akhir Oktober 2021 menunjukkan 97 persen penduduk New Delhi sudah memiliki antibodi dalam derajat tertentu, baik karena sudah divaksin Covid-19 maupun karena sudah tertular secara alamiah,” ujar dia, Senin, 22 November 2021.

Adapun di Indonesia, survei antibodi di 34 provinsi dan 1.000 desa sedang dilakukan dan ditargetkan baru akan rampung pada Desember mendatang. Survei tersebut nantinya akan dipakai pemerintah sebagai landasan untuk memutuskan sejumlah kebijakan.






Jokowi Klaim Penyaluran BLT BBM Sudah Capai 96,6 Persen

1 jam lalu

Jokowi Klaim Penyaluran BLT BBM Sudah Capai 96,6 Persen

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, untuk BLT BBM sampai hari ini sudah 96,6 persen, sudah di 508 kabupaten dan kota.


Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

1 jam lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

2 jam lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Jokowi Minta Penyaluran BSU Dipercepat: Saya Pantau, tapi Tidak Semua

2 jam lalu

Jokowi Minta Penyaluran BSU Dipercepat: Saya Pantau, tapi Tidak Semua

Jokowi mengatakan percepatan penyaluran BSU perlu dilakukan di daerahh-daerah yang jauh dari Ibu Kota.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

4 jam lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

5 jam lalu

Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

Kaesang Pangarep menceritakan pertemuannya dengan investor kawakan Lo Kheng Hong sebelum pandemi Covid-19 merebak yakni sekitar tahun 2019.


Momen Jokowi Dimarahi Siswa SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Rombongan

5 jam lalu

Momen Jokowi Dimarahi Siswa SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Rombongan

Presiden Jokowi dimarahi oleh siswa SMA di Buton Selatan bernama Sabrila. Penyebabnya, Sabrila kesal lantaran ponselnya rusak saat mengejar rombongan


Kementerian Investasi Pastikan Larangan Ekspor Timah hingga Bauksit Dilakukan Bertahap

6 jam lalu

Kementerian Investasi Pastikan Larangan Ekspor Timah hingga Bauksit Dilakukan Bertahap

Jokowi sebelumnya menegaskan pemerintah terus menjalankan larangan ekspor barang tambang mentah.


Sultan Ternate Hidayatullah Sjah Beri Gelar Jokowi sebagai Pangeran Bangsawan

7 jam lalu

Sultan Ternate Hidayatullah Sjah Beri Gelar Jokowi sebagai Pangeran Bangsawan

Sultan Ternate Hidayatullah Sjah memberikan gelar kepada Presiden Jokowi sebagai Kaicil Joko Widodo Dada Madopo Lamo


Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

8 jam lalu

Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

Pejuang masjid wakaf Kebon Sirih, Tomy Tampatty, mengirimkan surat ke Jokowi untuk meminta perlindungan.