Kebakaran Lapas Tangerang dan Dugaan Kelalaian

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkumham Yasonna Laoly (kedua kiri) didampingi keluarga korban kebakaran lapas memberikan keterangan pers usai melakukan serah terima jenazah dan pemberian santunan di RSU Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis 9 September 2021. Pemerintah lewat Kemenkumham memberikan santunan kematian kepada keluarga korban kebakaran Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang masing-masing mendapatkan Rp30 juta. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Menkumham Yasonna Laoly (kedua kiri) didampingi keluarga korban kebakaran lapas memberikan keterangan pers usai melakukan serah terima jenazah dan pemberian santunan di RSU Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis 9 September 2021. Pemerintah lewat Kemenkumham memberikan santunan kematian kepada keluarga korban kebakaran Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang masing-masing mendapatkan Rp30 juta. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Jakarta - Angelin, 40 tahun, tidak menyangka status Instagram Petra Eka alias Etus, pada Selasa malam, 7 September 2021, sekitar pukul 23.00 akan menjadi kabar terakhir keponakannya dari Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Tangerang. Dalam akun Instagram itu, Etus menulis, "Bawaannya pengen pulang terus".

    Etus adalah salah satu dari 41 korban tewas dalam peristiwa kebakaran di Lapas Kelas I Tanggerang pada Rabu dini hari lalu, 8 September 2021. "Dia update status sekitar jam 11 malam, beberapa jam sebelum kebakaran," kata Angelin kepada Tempo, Sabtu, 11 September 2021.

    Angelin kini menyadari status Etus di Instagram itu menjadi pertanda "kepulangan" keponakannya. Ia sama sekali tidak menduga bahwa keponakannya pulang dengan cara yang tak pernah dibayangkannya: terbakar di Lapas

    Ia tidak berterima jika kebakaran itu hanya karena korsleting listrik. "Pasti ada sebab lain," kata dia. 

    Dugaan Angelin itu tak sepenuhnya salah. Dari keterangan sumber Tempo, disebutkan bahwa titik api sudah terlihat 15 menit sebelum membesar. 

    "Saat api masih kecil, narapidana berteriak minta tolong, tapi tidak ada sipir yang berjaga di blok itu," kata sumber itu. Keterangan itu dia peroleh dari sejumlah warga binaan yang selamat dari kebakaran.

    Sipir baru datang 15 menit setelah api sudah membesar dan membakar beberapa sel. Kedatangan mereka dinilai terlambat dan hanya bisa membuka 5 dari 19 sel yang ada di blok C2.

    Tak hanya itu, ketiadaan selang pemadam atau alat pemadam ringan, semakin mempersulit usaha petugas memadamkan api. 

    Upaya menjinakkan agni terekam dalam video berdurasi 38 detik yang diterima Tempo dari seorang sumber. Pemadaman ala kadarnya itu terpaksa dilakukan hingga 12 branwir tiba di lokasi pada pukul 01.58.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.