Peta Interpelasi Formula E di DPRD DKI, Masih Sekadar Wacana

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada dalam mobil listrik BMW i8 bersama pembalap Formula 2 asal Indonesia, Sean Gelael, dalam konvoi mobil listrik untuk mengumumkan balapan Formula E 2020 di Jakarta, Jumat 20 September 2019

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada dalam mobil listrik BMW i8 bersama pembalap Formula 2 asal Indonesia, Sean Gelael, dalam konvoi mobil listrik untuk mengumumkan balapan Formula E 2020 di Jakarta, Jumat 20 September 2019

    TEMPO.CO, Jakarta - Pro kontra rencana perhelatan Formula E masih berdengung hingga saat ini. Lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta tak menyurutkan semangat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengupayakan satu hal: Formula E harus tetap digelar.

    Anies Baswedan bahkan sampai hati memasukkan perhelatan Formula E dalam isu prioritas daerah 2021-2022. Dia menetapkan ajang balap mobil listrik ini dihelat pada Juni 2022.

    Hal ini tertuang dalam Instruksi Gubernur DKI Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022. Instruksi tersebut ditujukan kepada Sekretaris Daerah atau Sekda DKI Marullah Matali.

    Salah satu isu yang jadi prioritas daerah adalah Formula E. "Terselenggaranya lomba Formula E," demikian bunyi lampiran Ingub tersebut.

    Instruksi inilah yang memicu kegeraman anggota Fraksi PDIP  Jakarta, Johny Simanjuntak. Dia merasa Anies tak memiliki kepekaan atau sense of crisis terhadap warga Ibu Kota yang terdampak wabah Covid-19.

    Masih banyak penduduk yang membutuhkan kucuran dana dari pemerintah, seperti bantuan sosial alias bansos atau modal usaha.

    "Masa di era seperti sekarang ini tidak ada lagi urgensinya kita untuk memaksakan yang namanya Formula E dilaksanakan bahkan menjadi skala prioritas, apa-apaan," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 14 Agustus 2021.

    Selanjutnya: Johny mempertanyakan apakah Pemprov DKI mampu...|


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.