Banjir di 200 RT Jakarta Usai Anies Baswedan Klaim Dapat Surut Sekitar Enam Jam

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Te.co Blank

    Logo Te.co Blank

    Jakarta - Hujan lebat mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu dini hari hingga pagi menjadi banjir di 200 RT.

    Limpahan air yang datang tersebut sesuai dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) soal cuaca ekstrem yang akan melanda Ibu Kota pada akhir pekan ini.  

    “Untuk hari ini prediksi kami justru akan terjadi peningkatan intensitas curah hujan. Dapat berkembang menjadi hujan lebat hampir di seluruh wilayah Jabodetabek,” ucap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers virtual siang ini, Sabtu, 20 Februari 2021.

    Berdasarkan peta persebaran hujan yang ditayangkan, terlihat pada hari ini hampir seluruh Jabodetabek berwarna kuning yang artinya berpotensi diguyur hujan lebat. Semakin kuning hingga menuju coklat kemerahan, kata Dwikorita, intensitas hujan diprediksi akan semakin deras.

    “Kalau kemarin itu tidak merata tapi dampaknya sudah seperti itu,” tutur Dwikorita.

    Dampak hujan lebat itu tampak sedari Sabtu pagi. Sebanyak 200 RT di DKI Jakarta terendam banjir dengan tinggi bervariasi, teparah di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Banjir melanda kawasan pemukiman padat penduduk itu hingga setinggi 1,6 meter dan membuat warga sempat terseret arus. 

    Di Cilandak, banjir mencapai 135 sentimeter bahkan hingga siang hari. Kapolsek Cilandak Komisaris Iskandariah mengatakan sebanyak 191 warga dari tiga kelurahan harus diungsikan. Polisi bersama Damkar mengevakuasi warga yang terjebak banjir di rumah mereka. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.