Pembangunan Kampung Akuarium dan Kritik Ahok Soal Cagar Budaya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Te.co Blank

    Logo Te.co Blank

    TEMPO.CO, Jakarta - Suasana Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara riuh pada Senin, 17 Agustus 2020 lalu.

    Setelah 4 tahun sejak penggusuran pada April 2016 lalu, tepat pada saat Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun ini, warga Kampung Akuarium bungah bukan main.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Senin, 17 Agustus 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Hari itu,  Senin 17 Agustus 2020, warga menanti acara peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Akuarium oleh Gubernur DKI Anies Baswedan.

    "Akhirnya momen yang kami tunggu bertahun-tahun, dari mulai penggusuran sudah hampir 4 tahun lebih akhirnya datang," kata Koordinator warga Kampung Akuarium, Dharma Diani.

    Ia berharap, pembangunan Kampung Susun Akuarium akan diikuti pembangunan kampung-kampung lainnya di Ibu Kota.

    "Bapak Dewan titip, setiap kampung yang mengajukan penataan dan pembangunan, mohon jangan dipersulit ya," ujar Dharma Diani.

    Empat tahun lalu, di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Kampung Akuarium digusur. Penggusuran ini melibatkan aparat keamanan yang jumlahnya cukup besar kala itu.

    Saat itu pemerintah beralasan, Kampung Akuarium akan digunakan sebagai kawasan cagar budaya dan pembangunan tanggul laut Teluk Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.