Puncak Arus Mudik Natal: Contra Flow Hingga Satu Arah di Tol

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sistem Contraflow di Tol Jakarta - Cikampek mulai dari KM 33.400 s/d 44.400 arah Cikampek. twitter.com

    Sistem Contraflow di Tol Jakarta - Cikampek mulai dari KM 33.400 s/d 44.400 arah Cikampek. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Volume lalu lintas kendaraan di Tol Jakarta - Cikampek atau Tol Japek mengalami peningkatan, sejak Sabtu pagi, 21 Desember 2019. Sesuai prediksi Jasa Marga, bahwa hari ini menjadi puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020.

    Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Jasa Marga menerapkan sistem contraflow atau sistem lalu lintas melawan arus sampai kilometer 61 di Tol Japek. "Rekayasa contraflow awalnya diterapkan sejak kilometer 47 sampai kilometer 53, namun sistem itu diperpanjang sampai kilometer 61 sejak pukul 10.15 WIB," kata Corporate Communications Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Faiza Riani, di Jakarta, Sabtu.

    Dengan diterapkannya sistem "contraflow," diharapkan kepadatan yang terjadi pada titik pertemuan Jalan Tol Japek Elevated II dan jalan tol Japek kilometer 48 dan menjelang tempat istirahat di kilometer 50 dapat mencair.

    Jasa Marga telah menyiagakan para petugas dan menyiapkan rambu-rambu yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan contraflow. Adapun jalan tol Japek memiliki panjang 73 kilometer dan memiliki 18 pintu tol.

    Sementara itu, dari pintu keluar Cikampek, para pengendara dapat meneruskan perjalanan menuju Padalarang melalui Jalan Tol Cipularang atau menuju Cirebon melalui Jalan Tol Cikopo-Palimanan.

    Sebelumnya pada pukul 08.20, sistem contraflow sudah diberlakukan di tol. "Sistem 'contraflow' diterapkan atas diskresi kepolisian pada kilometer 47 sampai kilometer 53 arah Cikampek sejak pukul 08.20 WIB," kata Corporate Communications & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, di Jakarta, Sabtu.

    Selain itu, PT Jasa Marga Tbk juga menerapkan sistem satu arah atau one way pada Tol Trans Jawa. Penerapan sistem satu arah yang sesuai dengan diskresi kepolisian tersebut, dimulai sejak pukul 06.00 sampai pukul 18.00 WIB, dari Gerbang tol Cikampek Utama kilometer 70 jalan tol Jakarta-Cikampek sampai Gerbang Tol Kalikangkung kilometer 414 Jalan Tol Batang-Semarang.

    "Jadwal ini mundur dari yang sudah direncanakan sebelumnya. Harusnya tepat pukul 06.00 WIB, tapi hari ini mulai pukul 07.30 WIB. Namun akses jalan tol ke arah Jakarta di lokasi pemberlakukan one way telah ditutup," demikian pernyataan Humas PT Jasa Marga, Hendra Damanik di Jakarta, Sabtu.

    Sebelumnya PT Jasa Marga Persero (Tbk) memprediksi volume lalu lintas kendaraan pada puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020 pada Sabtu, 21 Desember 2019, meningkat 82 persen dari situasi normal. "Sebanyak 61 ribu kendaraan akan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Jalan Tol Trans Jawa," kata Humas PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru di Jakarta, Jumat malam.

    Jumlah kendaraan yang melintas ke arah Trans Jawa meningkat 82 persen dari lalu lintas harian normal serta meningkat 28 persen dari tahun 2018. Sedangkan untuk kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju wilayah Bandung dan sekitarnya, diprediksi mencapai 59 ribu kendaraan. "Jumlah ini meningkat 57 persen dari lalu lintas harian normal dan meningkat 22 persen dari tahun 2018," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.