Rabu, 24 Oktober 2018

Atlet Asian Para Games Diprioritaskan di Jalan Protokol dan Tol

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah atlet basket kursi roda Filipina menaiki bus setelah berlatih dan menjajal <i>venue</i> Asian Para Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 5 Oktober.  TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah atlet basket kursi roda Filipina menaiki bus setelah berlatih dan menjajal venue Asian Para Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 5 Oktober. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Panorama laut dalam dekorasi panggung akan ditampilkan dalam upacara pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada  Sabtu 6 Oktober 2018 pukul 19.00 WIB.

    "Di Indonesia ada gunung, ada laut. Kemarin Asian Games pakai gunung, Asian Para Games laut, semuanya menampilkan kekayaan Indonesia," kata Ketua Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari.

    Baca juga: Tiket Asian Para Games 2018 Sudah Bisa Dibeli, Ini Situsnya

    Menurut Raja,  bakal ada 2.831 atlet dan 1.800 ofisial dari 43 negara yang ikut dalam Asian Para Games (APG) 2018 pada 6-18 Oktober 2018 di Jakarta.  

    Ada 18 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam kompetisi tersebut, yakni bola basket, bola voli, anggar, tenis meja, renang, menembak, judo, bersepeda, catur, angkat beban, boling, bola gawang, bulu tangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan, dan tenis.

    Para atlet menginap di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Mereka akan bertanding di sejumlah venue di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, di Taman Mini dan Cibubur serta di Sentul (Kabupaten Bogor).

    PT Jasa Marga dan Polda Metro Jaya sudah membuat rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan tol dan jalan protokol Ibu Kota selama Asian Para Games 2018 berlangsung.

    Di jalan tol, misalnya, PT Jasa Marga akan memprioritaskan kendaraan atlet dan tim ofisial pesta olahraga penyandang disabilitas se-Asia itu.

    “Kami akan menerapkan kebijakan pengaturan lalu lintas, khususnya di jalan tol, bagi rombongan atlet dan tim ofisial," demikian juru bicara Jasa Marga, Dwimawan Heru, dalam keterangan tertulisnya Jumat, 5 Oktober 2018.

    Menurut Dwimawan, rombongan atlet dan tim ofisial akan diprioritaskan saat melintas di jalan tol bila menunjukkan identitas yang diterbitkan panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 Indonesia (Inapgoc.)

    "Rombongan yang melintas juga harus dalam pengawalan petugas," ujar dia.

    Agar pengendara umum tak kebingungan, menurut Dwimawan, Jasa Marga pun akan menayangkan informasi ihwal pengutamaan rombongan atlet Asian Para Games itu lewat papan variable message sign (VMS) di jalan tol.

    Prioritas lalu lintas bagi rombongan atlet dan ofisial Asian Para Games akan berlaku di ruas tol dalam kota, tepatnya di off ramp Semanggi, off ramp Senayan, gerbang tol (GT) Senayan, GT Slipi 1, off ramp Kuningan, GT Kuningan 1, serta GT Tebet 1.

    Koordinator ojek disabilitas, Ivo Syahdan. Layanan ojek disabilitas bertujuan memudahkan mobilisasi difabel selama Asian Para Games 2018. TEMPO | Fikri Arigi

    Pengaturan serupa juga akan berlaku di ruas tol Jagorawi, yaitu di GT Cibubur, GT Sentul, dan GT Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ruas jalan tol itu merupakan rute perjalanan rombongan Asian Para Games dari Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, menuju pelbagai venue olahraga.

    Simak juga: Ini Konsep dan Pengisi Acara Pembukaan Asian Para Games 2018

    Selain di jalan tol, pengaturan lalu lintas akan berlaku di sejumlah jalan raya sekitar kawasan Gelora Bung Karno. Demi kelancaran upacara pembukaan pada malam ini, rekayasa lalu lintas akan dilakukan sejak pagi hari di tujuh titik jalan sekitar Gelora Bung Karno.

    "Agar pelaksanaan opening ceremony Asian Para Games 2018 dapat berjalan aman, tertib, lancar," kata Kepala Sub-Direktorat Penegakan Hukum Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Budiyanto, dalam keterangan tertulisnya Jumat 5 Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.