Rabu, 24 Oktober 2018

Ulah Bohong Ratna Sarumpaet Bakal Berbuah 10 Tahun Penjara

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Ratna Sarumpaet saat tiba di Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis malam, 4 Oktober 2018. Konferensi tersebut rencananya berlangsung pada 7-12 Oktober 2018 di Santiago, Cile. TEMPO/Amston Probel

    Aktivis Ratna Sarumpaet saat tiba di Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis malam, 4 Oktober 2018. Konferensi tersebut rencananya berlangsung pada 7-12 Oktober 2018 di Santiago, Cile. TEMPO/Amston Probel

    Perbuatan bohong Ratna Sarumpaet telah disiarkan luas oleh rekan, kerabat, dan sejumlah tokoh politik nasional, termasuk pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

    Baca juga: Cerita Para Tetangga yang Kasihan Terhadap Ratna Sarumpaet

    Ratna Sarumpaet membuka sendiri drama yang membuat wajahnya bonyok seperti dipukul orang: pasca menjalani bedah plastic di RSK Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

    Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane sanksi kasus yang sedang menimpa mantan juru kampanye Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet, itu akan berujung bui.

    Menurut Neta, sangkaan melanggar Undang-Undang ITE yang digunakan untuk menjerat Ratna Sarumpaet adalah hal yang sumir. Ia memperkirakan kasus Ratna Sarumpaet bakal ngambang meski seniman teater itu ditangkap.

    “Dia tidak bisa dikenai UU ITE,” ujar Neta. Alasannya, yang mempublikasikan dan mengunggah ke media sosial persoalan kebohongan bukanlah Ratna Sarumpaet, melainkan pihak lain. “Karenanya kasus ini hanya akan heboh di awal dan perlahan tak terdengar lagi,” ujar Neta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.