Rabu, 24 Oktober 2018

Adu Visi Misi Ekonomi Jokowi - Ma'ruf Amin Vs Prabowo - Sandiaga

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, menyapa hadirin dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Dua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tampil kompak mengenakan pakaian adat. REUTERS/Darren Whiteside

    Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, menyapa hadirin dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Dua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tampil kompak mengenakan pakaian adat. REUTERS/Darren Whiteside

    Adapun dari dua misi tersebut masing-masing telah dijabarkan sebagai berikut.

    A. Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri dan Berdaya Saing

    1. Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi yang Berlandaskan Pancasila 
    2. Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur 
    3. Melanjutkan Revitalisasi Industri dan Inftrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0 
    4. Mengembangkan Sektor-Sektor Ekonomi Baru 
    5. Mempertajam Reformasi Struktural dan Fiskal 
    6. Mengembangkan Reformasi Ketenagakerjaan

    B. Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan

    1. Redistribusi Aset (Reforma Agraria) demi Pembangunan Berkeadilan 
    2. Mengembangkan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Koperasi 
    3. Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan 
    4. Mengembangkan Reformasi Sistem Jaminan Perlindungan Sosial 
    5. Melanjutkan Pemanfaatan Dana Desa untuk Pengurangan Kemiskinan dan Kesenjangan di Perdesaan 
    6. Mempercepat Penguatan Ekonomi Keluarga 
    7. Mengembangkan Potensi Ekonomi Daerah untuk Pemerataan Pembangunan Antarwilayah

    2. Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno 

    Adapun dalam buku visi misi yang telah disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum, pasangan calon ini menyatakan bahwa mereka memiliki visi di bidang ekonomi yakni ingin menciptakan Indonesia yang bisa berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi.

    Secara lengkap pasangan calon ini menyebutkan visinya sebagai berikut:

    Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, relijius, berdaulat, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional yang kuat di bidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antarwarga negara tanpa memandang suku, agama, ras, latar belakang etnis dan sosial berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

    Dari visi tersebut, pasangan calon ini memiliki dua misi yang dijadikan patokan untuk mencapai tujuan. Pertama, adalah membangun perekonomian nasional yang adil, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik-ekonomi sesuai pasal 33 dan 34 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

    Transaksi jual beli sayuran di pasar tradisional, Jakart. REUTERS/Beawiharta

    Kedua, mengenai ekonomi, pasangan calon ini juga bakal membangun masyarakat Indonesia yang cerdas, sehat, berkualitas, produktif dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman, rukun, damai dan bermartabat serta terlindungi oleh jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi.

    Adapun untuk program ekonomi tersebut, pasangan ini memiliki delapan (8) pokok pikiran mengenai pilar ekonomi yang akan diwujudkan sesuai visi dan misi. Kedelapan pilar ekonomi tersebut adalah sebagai berikut.

    1. Menyelamatkan Indonesia dari keterpurukan di bidang ekonomi, dengan mewujudkan sumber daya manusia yang produktif dan mampu bersaing di tingkat dunia
    2. Menciptakan lapangan kerja sebesar-besarnya
    3. Menjaga harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau
    4. Mendorong pertumbuhan dunia usaha dan koperasi yang efisien dan unggul
    5. Mendorong pembangunan berkualitas yang mengurangi kemiskinan dan ketimpangan sosial ekonomi
    6. Meningkatkan daya beli masyarakat
    7. Menciptakan sumber-sumber pertumbuhan baru, termasuk pariwisata, ekonomi digital, startup, industri syariah dan maritim
    8. Mendorong pembangunan ekonomi nasional dengan meningkatkan produktivitas dan nilai tambah untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan yang berkeadilan sosial.

    Baca: Visi Misi Prabowo - Sandiaga: Tak Alergi soal Utang Pemerintah

    Simak berita menarik lainnya terkait Visi Misi para calon presiden dan calon wakil presiden hanya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.