Kasus Max Moein Diekspose Setelah Paripurna

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Pimpinan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat belum menyebutkan hasil pleno terkait nasib Max Moein, anggota Dewan yang terlilit skandal foto mesra dengan mantan asistennya. Rapat semalam menghasilkan keputusan yang bersifat internal untuk  disampaikan kepada pimpinan Dewan. "Sesuai tata cara,  hasil apat baru boleh diketahui secara internal," kata Ketua Badan Kehormatan  DPR Irsyad Sudiro, Selasa (26/8).

    Irsyad menjelaskan,  putusan itu akan dibawa ke sidang paripurna pertama yang akan digelar Selasa pekan depan. Setelah sidang paripurna itulah hasil kerja badan kehormatan bisa disampaikan kepada publik. Irsyad tak mengiyakan soal hasil  rapat yang memutuskan Max Moein bersalah.

    Max Moein merupakan anggota Komisi Keuangan dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia terkena kasus skandal pelecehan seksual terhadap sekretaris pribadinya.  Foto Max dan  seorang cewek, sang sekretaris itu, beredar di mana-mana. Baik melalui surat elektrinik maupun di  telepeon seluler.

    Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR Gayus Lumbuun mengatakan  putusan pleno bukan konsumsi publik.  "Tapi akan disampaikan kepada pimpinan DPR," ujarnya.

    Senin siang Badan Kehormatan  DPR menggelar rapat pleno di Wisma DPR, Kopo, Bogor. Gayus mengatakan rapat pleno yang berlangsung tertutup itu dihadiri oleh semua anggota badan. Max ketika dihubungi Tempo mengaku belum mendengar dirinya dipecat oleh Badan Kehormatan DPR.

    Desy Pakpahan


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.