Jokowi Klaim Didukung Tiga Kandidat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi menanda tangani berkas-berkas yang menumpuk selama ditinggal cuti kampanye dan pencoblosan pilkada jakarta di rumah dinas wali kota, 12-7, 2012. Begitu tiba dari Jakarta, Jokowi menyempatkan melihat dan mengecek berkas yang harus segera ditanda tangani. Tempo/Ukky Primartantyo

    Jokowi menanda tangani berkas-berkas yang menumpuk selama ditinggal cuti kampanye dan pencoblosan pilkada jakarta di rumah dinas wali kota, 12-7, 2012. Begitu tiba dari Jakarta, Jokowi menyempatkan melihat dan mengecek berkas yang harus segera ditanda tangani. Tempo/Ukky Primartantyo

    TEMPO.CO, Surakarta - Joko Widodo menyatakan siap menghadapi pertarungan di putaran kedua pemilihan Gubernur Jakarta 2012. Ia mengklaim telah mendapat dukungan dari tiga kandidat yang gagal masuk ke putaran kedua. "Tiga calon sudah (menyatakan) komitmen, tapi tidak bisa saya katakan siapa saja," ujarnya di rumah dinas Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, kemarin.

    Jokowi sudah bertemu dengan Hidayat Nur Wahid di posko pemenangan calon dari Partai Keadilan Sejahtera, dua hari lalu. Ia juga mengaku menjalin komunikasi yang intens dengan Faisal Basri dan Alex Noerdin. Bahkan kemarin dia sebenarnya berencana bertemu dengan Hendardji. Namun pertemuan itu batal karena Jokowi harus bertolak ke Surakarta untuk memenuhi tugasnya sebagai wali kota. "Dari dulu Pak Hendardji punya semangat pembaruan dan perubahan," katanya.

    Kemarin, Hendardji mengatakan, dirinya legawa menerima kekalahan dalam pemilihan Gubernur Jakarta. Namun dia sama sekali tak berminat mengerahkan konstituennya untuk mendukung kandidat lain di putaran kedua. "Saya bebaskan mereka pilih siapa pun," ujarnya.

    Ketua DPP PDI Perjuangan Arif Wibowo mengatakan, sebagai partai yang mengusung Jokowi, PDI Perjuangan belum membahas ihwal koalisi. Menurut dia, komunikasi dengan beberapa calon gubernur memang sudah terjalin, tapi tim pemenangan Jokowi-Basuki belum mengambil keputusan apa pun. "Itu baru dalam penjajakan, masih silaturahmi," kata dia.

    Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Abdul Hakim, menyatakan partainya belum membuat kesepakatan apa pun dengan calon gubernur yang maju ke putaran kedua. “Kami masih mengevaluasi, mencermati, dan menghitung,” katanya. “Mungkin satu atau dua hari lagi baru bisa terlihat.”

    Abdul mengatakan, Jokowi memang telah menemui Hidayat Nur Wahid. Namun, menurut dia, kunjungan itu hanya pertemuan biasa, bukan pertemuan politik. “Pak Hidayat juga belum menyampaikan secara formal kepada pengurus partai,” katanya.

    Dari kubu Fauzi Bowo-Nachrowi, sekretaris tim pemenangan, Budi Siswanto, mengatakan wacana kerja sama dengan calon lain masih terbuka. Namun saat ini mereka belum melangkah ke sana. “Kita tunggu saja. Keputusan belum ada," ujarnya. Fauzi, seusai hitung cepat pada Rabu lalu, menyatakan, “Kami akan berkoalisi dengan rakyat.”

    UKKY PRIMARTANTYO | ANANDA PUTRI | FEBRIYAN | ANANDA W. TERESIA | SUSENO

    Berita lain:
    Foke Tidak Angkat Telepon dari Jokowi?

    Jokowi Dituding Khianati Warga Solo

    Pilkada DKI Digugat ke MK, Jokowi Bisa Menang 1 Putaran

    Demokrat: Foke Kalah Karena Warga Berlibur

    Jokowi Unggul Karena Ilmu ''Kebatinan''  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.