Mahfud-Jokowi Berpeluang di 2014?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua MK, Mahfud MD melambaikan tangan usai acara pisah sambut di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (1/4). TEMPO/Seto Wardhana

    Mantan Ketua MK, Mahfud MD melambaikan tangan usai acara pisah sambut di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (1/4). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta – Pembatalan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum Presiden oleh Dewan Perwakilan Rakyat tidak otomatis menutup peluang tokoh alternatif untuk menjadi calon presiden. Kemarin tokoh Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan menyatakan partainya akan menggelar konvensi guna memilih calon presiden. “Satu-satunya jalan mencari (tokoh) alternatif adalah dengan menggelar konvensi,” kata anggota Dewan Pembina Demokrat, Ahmad Mubarok, kepada Tempo kemarin.

    Dia menegaskan, tujuan konvensi adalah menghindari bursa calon presiden didominasi tokoh lama. Konvensi akan terbuka untuk calon dari internal maupun luar partai. “Bisa Mahfud Md. salah satunya,” kata Mubarok. Anggota lain Dewan Pembina Demokrat, E.E. Mangindaan, mengatakan konsep konvensi sedang disusun pengurus harian. (Baca: Bursa Capres 2014)

    Sama seperti Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan juga tengah menggodok mekanisme konvensi. Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy mengatakan peluang menjadi calon presiden seharusnya juga dimiliki tokoh luar partai. Hal senada juga ditegaskan Sekretaris Dewan Pakar PPP Ahmad Yani. “Kami membuka pintu untuk Mahfud Md., Jusuf Kalla, dan lainnya,” kata dia.

    Rabu lalu, Badan Legislasi DPR membatalkan revisi Undang-Undang Pemilu Presiden. Dengan pembatalan ini, syarat pengajuan calon presiden tak berubah, yaitu memperoleh 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara nasional.

    Peneliti Lingkaran Survei Indonesia, Adjie Alfaraby, menilai peluang tokoh alternatif, seperti bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md., Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, bekas wakil presiden Jusuf Kalla, dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, mengecil dengan pembatalan revisi tersebut. Namun Adjie menilai peluang calon-calon potensial tersebut masih terbuka dengan mekanisme konvensi. “Dengan catatan, tak ada intervensi dalam konvensi.”

    Mahfud Md. mengaku belum memutuskan mengikuti konvensi Demokrat maupun PPP. Ia mengaku masih mempelajari kelebihan, kekurangan, kesempatan, dan halangan. “Hal-hal itu sedang saya analisa,” katanya.

    Adapun Joko Widodo, yang namanya unggul dalam beberapa survei, belum bisa dimintai tanggapan. Namun kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini pernah menyatakan ingin fokus mengurus Jakarta. “Jokowi loyal pada partai dan fokus menjadi gubernur,” kata Ketua PDI Perjuangan Maruarar Sirait.

    WAYAN AGUS PURNOMO | INDRA WIJAYA | NUR ALFIYAH | TRI ARTINING PUTRI | PRAM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.