Jejak Fathanah Diduga Sampai Bos Besar PKS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu oknum yang ditangkap tangan oleh KPK ketika digirin oleh penyidik, Jakarta, Senin (29/1). REPRO/TEMPO/Seto Wardhana

    Salah satu oknum yang ditangkap tangan oleh KPK ketika digirin oleh penyidik, Jakarta, Senin (29/1). REPRO/TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hilmi Aminuddin untuk dua tersangka kasus suap kuota impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah. Hilmi adalah Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sedangkan Luthfi bekas presiden partai tersebut.

    Menurut Ketua KPK Abraham Samad, Hilmi dipanggil karena lembaganya mendapat informasi bahwa Fathanah mengenal Hilmi. Tapi Samad menolak menguraikan sejauh mana Hilmi mengenal orang kepercayaan Luthfi itu. “Kalau ada kaitan dengan tersangka, pasti saya panggil,” kata Samad di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin. “Tapi kapasitasnya sebagai pribadi, bukan Ketua Majelis Syuro PKS.”

    Fathanah ditangkap KPK di Hotel Le Meridien pada 29 Januari lalu, terkait dengan duit Rp 1 miliar yang diterimanya dari PT Indoguna Utama. Duit itu diduga akan diserahkan kepada Luthfi guna memuluskan jatah kuota impor sapi PT Indoguna di Kementerian Pertanian.

    Sumber Tempo menyebutkan, nama Hilmi muncul dari Fathanah. Kepada KPK, Fathanah mengaku berhubungan dengan anak Hilmi, Ridwan Hakim, untuk membantu Direktur Utama Indoguna Maria Elizabeth Liman mendapatkan jatah kuota impor daging sapi. Sumber ini menyebutkan, Ridwan Hakim adalah operator Hilmi. “Peran Ridwan ini sama dengan Fathanah.”

    Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas tak mau berkomentar soal peran Hilmi. “Setiap ada bukti permulaan tentang seorang terkait tindak pidana korupsi, kami wajib mendalaminya,” kata Busyro.

    Tempo kemarin mendatangi kediaman Hilmi di Lembang, Bandung, tapi dihadang petugas keamanan dengan dalih sedang ada pengajian. Dihubungi via telepon, seorang pria menjawab, “Bapak sedang istirahat.”

    Pengacara Hilmi, Zainuddin Paru, mengaku tak tahu soal peran kliennya. “Beliau belum cerita,” katanya. Dia juga mengatakan Hilmi tak akan datang ke KPK karena ada acara PKS yang lebih dulu diagendakan.

    Awal Maret lalu, setelah diperiksa KPK, Ridwan membantah terlibat pengaturan kuota impor sapi. “Tidak ada soal itu,” katanya. Pengacara Fathanah, Ahmad Rozi, kemarin belum bisa dihubungi.

    FEBRIANA FIRDAUS | TRI ARTINING P | ANANDA BADUDU | RISANTI | WAYAN AGUS P | ANTON A

    Berita Terpopuler:
    Bos Perbudakan Buruh Panci, Yuki Irawan Buka Suara

    Istri Bos Perbudakan Buruh Kasih Daging Ayam 

    Vitalia Sesha Foto Akrab dengan Arya Wiguna 

    Vitalia Sesha Diajak Arya Wiguna Syuting Iklan

    Arya Wiguna: Vitalia Sesha itu Beneran Cantik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.