KPK Telusuri Keterlibatan Petinggi Kernel Singapura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Busyro Muqoddas. ANTARA/Wahyu Putro A

    Busyro Muqoddas. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta -–Komisi Pemberantasan Korupsi menduga Simon Gunawan Tanjaya, tersangka kasus suap mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini, tidak bekerja sendiri. Petinggi Kernel Oil Pte Ltd Indonesia itu diduga hanya sebagai orang suruhan bosnya di Singapura. (Lihat juga: Kasus Rudi Rubiandini, Ini Profil Kernel Oil)

    "Ini masih didalami. Kalau dalam kebijakan yang dirumuskan ada unsur korupsi, tentu harus ditelusuri ke pucuk pimpinan,” kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di Jakarta Ahad 18 Agustus 2013. Busyro meyakini korupsi yang melibatkan Rudi tergolong sistemik dan melibatkan banyak pihak.

    Sumber Tempo menyebutkan dugaan keterlibatan petinggi Kernel dari Singapura terendus dari adanya informasi soal pengiriman dana dari kantor Kernel di The Plaza Beach Road, Singapura, ke rekening kantor Kernel Indonesia dan rekening Simon di Bank Mandiri. Sebagian uang hasil transfer itu, kata dia, dipakai untuk menyuap Rudi. "Tahap pertama sebelum Lebaran diambil oleh Simon US$ 300 ribu," kata dia. "Setelah Lebaran, ketika penangkapan, US$ 400 ribu."

    Wakil Ketua KPK lainnya, Bambang Widjojanto, tidak membantah atau membenarkan informasi tersebut. "Saya tidak bisa terlalu rinci, ini untuk kepentingan melindungi proses penyidikan," ujarnya.

    Namun Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Muhammad Yusuf mengakui mendengar informasi soal adanya transfer tersebut. Akhir pekan lalu, kata dia, lembaganya sudah bertemu dengan manajemen Bank Mandiri agar segera menyerahkan semua transaksi terkait dengan kasus suap Rudi. Bank pelat merah itu diberi waktu sampai 14 hari untuk menyerahkan laporan tersebut. "Pihak bank menyanggupi," kata Yusuf.

    Berdasarkan situs resminya, Kernel Oil dipimpin warga Indonesia keturunan Thailand, Meivy Ratanachaitong, dan warga Singapura, Widodo Ratanachaitong. Perusahaan ini bergerak dalam bidang penjualan residu bitumen, bensin, solar, dan nafta.

    Selasa malam pekan lalu, KPK menangkap Simon karena diduga menyuruh Devi Ardi, pelatih golf, menyuap Rudi agar Kernel memenangi tender kondensat 400-500 ribu barel di SKK Migas. Dari penangkapan itu, KPK juga menyita motor gede BMW milik Rudi yang diduga sebagai bagian dari suap. Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

    Pengacara Kernel Oil, Junimart Girsang, membantah tudingan bahwa petinggi Kernel di Singapura memerintahkan Simon untuk menyuap Rudi. Menurut dia, secara hukum tidak ada hubungan antara Simon dan Kernel Singapura. "Jadi, bagaimana mungkin bisa menyuruh suap?" ujarnya.

    Sebelumnya, Direktur Kernel Oil Singapura Widodo Ratanachaitong, seperti dikutip Reuters, membantah tuduhan bahwa perusahaannya menyuap Rudi. "Kami tidak berhubungan dengan semua ini," ucapnya.

    ANTON APRIANTO | MUHAMMAD RIZKI

    Terhangat:

    Suap SKK Migas | Penembakan Polisi | Sisca Yofie

    Berita Terkait:
    Gerak-gerik Rudi Sudah Diawasi Sejak Mei

    Kasus Rudi Rubiandini, KPK Telisik Pelaku Lain

    Belum Jujur, KPK Berharap Rudi Dapat Hidayah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.