Rudy Diduga Bermain di Proyek Lain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Toyota Camry Hybrid (kiri) milik Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu (SKK Migas) nonaktif, Rudi Rubiandini yang di sita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di areal parkir gedung KPK, Jakarta (26/8). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mobil Toyota Camry Hybrid (kiri) milik Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu (SKK Migas) nonaktif, Rudi Rubiandini yang di sita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di areal parkir gedung KPK, Jakarta (26/8). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita sebuah Toyota All New Camry Hybrid hitam terkait dengan kasus suap kepada Rudi Rubiandi, kala itu menjabat Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). “Itu diduga dari mitra bisnis,” kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas kepada Tempo, kemarin.

    Namun Busyro belum bersedia membeberkan kepentingan di balik pemberian Camry yang disita awal pekan lalu itu. Tapi, menurut Busyro, ini ada kaitannya dengan pengusutan kasus dugaan korupsi sistemik menyangkut sektor minyak dan gas, tidak hanya pada kasus suap yang membelit Rudi. “Sektor ini termasuk yang banyak dihuni rent seeker,” katanya.

    Rudi dicokok penyidik KPK Selasa dua pekan lalu, setelah diduga menerima suap dari Kernel Oil Pte Ltd untuk memenangi tender kondensat di SKK Migas. Belakangan dari penggeledahan di sejumlah tempat, KPK menemukan emas 180 gram, duit Sin$ 187 ribu, dan US$ 1,23 juta, termasuk duit US$ 200 ribu di ruangan Sekretaris Jenderal Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Waryono Karno.

    Sumber Tempo mengatakan, mobil Camry yang disita dari Rudi diduga bukan bagian dari suap Kernel. Alasannya, kata dia, komitmen suap Kernel hanya mencapai US$ 700 ribu. Dari jumlah itu, US$ 400 ribu disita ketika penangkapan Rudi dan US$ 90 ribu ketika penggeledahan rumah Rudi. Selebihnya, US$ 200 ribu diduga merupakan duit yang ditemukan di ruangan Waryono. “Ini dari proyek lain, tapi belum diketahui apakah dari Kernel atau perusahaan lain,” kata sumber itu.

    Penyidik KPK sendiri mengetahui pembelian mobil ini setelah menemukan brosur penawaran mobil di rumah Rudi, dari Auto2000 di Jalan T.B. Simatupang, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah manajemen dealer itu dipanggil, penyidik mendapat informasi jejak Rudi. Sumber Tempo mengungkapkan, sepekan sebelum Lebaran, Rudi datang ke dealer itu untuk membeli Camry Hybrid senilai Rp 669,4 juta tersebut. Mobil itu disita sebelum sempat dikirim ke Rudi. Selain belum berpelat nomor, jok mobil itu masih ditutupi plastik. “Mobil itu dibawa dari dealer,” kata sumber ini.

    Kemarin, Tempo mendatangi dealer tersebut. Seorang petugas di sana mengatakan Rudi memang pernah membeli mobil Camry di tempat itu. Ia mengetahui Rudi merupakan salah satu konsumen di sana karena kerap menonton wajahnya di televisi setelah ditangkap KPK. “Ketika ditangkap, sejumlah pegawai berteriak bahwa si pelaku pernah membeli mobil di sini,” kata seorang pegawai dealer itu.

    Pengacara Kernel Oil, Junimart Girsang, memastikan mobil Camry itu tidak ada kaitannya dengan Kernel. “Tidak pernah ada pemberian itu,” katanya.

    ANTON APRIANTO | TRI SUHARMAN | GALVAN YUDISTIRA | IRA GUSLINA SUFA

    Topik terpopuler:

    Rupiah Loyo
    | Konser Metallica | Suap SKK MigasPilkada Jatim

    Berita lainnya:
    Nonton Konser Metallica, Jokowi: Puaasss! 

    Lurah Susan : Saya Hanya Menjalankan SK Gubernur 

    Konvoi Jeep Mewah FPI Menuai Kritik di Twitter 

    Debat di Instagram, Ani Yudhoyono Dinilai Sensitif

    Ini Kata Ani Yudhoyono Soal Keaslian Fotonya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.