Politikus Banten Akui Chaeri Bagi Kado Mobil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengusaha, Chaeri Wardana atau Wawan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Pengusaha, Chaeri Wardana atau Wawan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Serang — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten, Agus Puji Raharjo, mengakui pernah menerima kiriman Mercedes-Benz C Class Kompressor dari utusan Chaeri Wardana pada 2010. Namun mobil tersebut langsung dikembalikan, “Setelah konsultasi dengan partai,” ujar politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu, Ahad lalu.

    Agus—kala itu Pelaksana Harian Banggar 2009-2010—mengaku tak tahu alasan adik Gubernur Banten Atut Chosiyah itu menghadiahkan sedan mewah tersebut. “Ya, tahu-tahu saya dikasih gitu,” katanya.

    Agus adalah satu dari sembilan anggota Dewan Banten yang disebut Jaringan Warga untuk Reformasi (Jawara) Banten menerima mobil dari Chaeri. “Totalnya ada 17 unit,” kata juru bicara Jawara, Uday Suhada.

    Selain Agus, ujar Jawara, ada Ketua Dewan Banten Aeng Chaerudin (Demokrat), anggota Badan Anggaran Eddy Yus Amirsyah (Demokrat), Sony Indrajaya (Demokrat), Media Warman (Demokrat), dan Wakil Ketua Dewan Suparman (Golkar).

    Lalu ada Sekretaris Harian Badan Anggaran Toni Fathoni Mukson (PKB), Ketua Komisi IV S.M. Hartono (Golkar), dan mantan Wakil Ketua Dewan Jayeng Rana (PDIP).

    Ketua Komisi DPRD Banten yang tak mau dikutip namanya ini menyatakan mobil-mobil itu diberikan pada 2009-2010. Sebagian di antara politikus itu, dia melanjutkan, sudah menjual kendaraannya. “Aeng sudah menjual Mercy miliknya,” kata dia.

    Saat dimintai konfirmasi, Aeng membantah jika disebut menerima mobil dari Chaeri. Toni juga mengatakan tak mempunyai Alphard. Mobil yang ia gunakan adalah kendaraan dinas Toyota Innova.

    Warman ikut menepis tudingan menerima mobil dari tersangka kasus suap pemilihan kepala daerah Lebak, Banten, tersebut. Menurut Warman, pembahasan anggaran sudah sesuai dengan peraturan. (selengkapnya lihat infografik)

    Pengacara Chaeri, Pia Akbar Nasution, menolak menanggapi tuduhan terhadap kliennya. Ia menyatakan hanya berfokus pada kasus hukum yang membelit Chaeri di Komisi Pemberantasan Korupsi. "Saya tidak pernah dengar tentang mobil-mobil," ujarnya ketika dihubungi Ahad lalu.

    AYU CIPTA | WASI’UL ULUM | ANANDA BADUDU | MAYA NAWANGWULAN | FAIZ NASHRILLAH | EFRI R


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.