Dinasti Politik ke Senayan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputri berjabat tangan dengan Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad didampingi Puan Maharani, Joko Widodo dan Duta Besar Malaysia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim (kanan), sebelum melakukan pertemuan tertutup, di rumah kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta (14/4). Dalam pertemuan tersebut membahas mengenai kondisi politik regional di ASEAN dan politik Internasional.TEMPO/Imam Sukamto

    Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputri berjabat tangan dengan Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad didampingi Puan Maharani, Joko Widodo dan Duta Besar Malaysia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim (kanan), sebelum melakukan pertemuan tertutup, di rumah kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta (14/4). Dalam pertemuan tersebut membahas mengenai kondisi politik regional di ASEAN dan politik Internasional.TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota keluarga dan kerabat para tokoh politik diperkirakan akan membanjiri Dewan Perwakilan Rakyat sebagai wakil rakyat berdasarkan rekapitulasi suara sementara Pemilu 2014 tingkat daerah.

    Mereka yang kebanyakan generasi kedua dari elite politik tersebut, antara lain, dari keluarga Megawati Soekarnoputri (PDI Perjuangan), Susilo Bambang Yudhoyono (Partai Demokrat), dan Prabowo Subianto (Partai Gerindra).

    Dari hasil penghitungan suara sementara, mereka berhasil meraup suara terbanyak dibanding kandidat lain separtai. Anggota keluarga Megawati yang akan berkantor di Senayan adalah Puan Maharani, Puti Guntursoekarno, dan Guruh Soekarnoputra.

    Puan saat ini masih menjabat Ketua Fraksi PDIP. "(Perolehan) Suaranya minimal sama, bahkan berpotensi terus naik," kata Ketua Dewan Pengurus Cabang PDIP Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. Jika sukses melaju ke Senayan, ini kedua kalinya Puan menjadi wakil rakyat. Pada 2009, ia lolos dari wilayah yang sama: Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali, dengan suara yang lebih tinggi dari nilai kursi DPR.

    Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarnoputri kembali lolos dari daerah pemilihan Ciamis, Kuningan, dan Banjar. Cucu Sukarno dari Guntur Soekarnoputra ini menjadi satu-satunya calon legislator PDI Perjuangan yang lolos dari daerah itu. Puti meraih 93 ribuan suara.

    Sementara itu, Guruh Sukarno Putra unggul di daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo. Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Surabaya, Armudji, mengatakan nama Sukarno di belakang adik Megawati itu menjadi penarik suara pemilih. "Itu salah satu faktor penting," kata Armudji. Soal rajin atau tidaknya Guruh mendatangi konstituen, Armudji tak tahu.

    Adapun anggota keluarga Yudhoyono yang berhasil lolos adalah Edhie Baskoro Yudhoyono, Sartono Hutomo, serta Dwi Astuti Wulandari. Ketiganya adalah bagian dari 15 nama anggota keluarga besar Yudhoyono yang masuk daftar calon. Putra dan sepupu Yudhoyono, Edhie serta Sartono, terpilih dari Jawa Timur VII. Sedangkan Dwi, yang merupakan anak Hadi Utomo, adik ipar Yudhoyono, maju dari daerah DKI Jakarta I.

    Di luar kedua keluarga itu, kerabat tokoh politik lain juga terpilih sebagai anggota Dewan. Anak Atut Chosiyah, yakni Andika Hazrumy, terpilih sebagai anggota DPR dari Partai Golkar. Dia sebelumnya anggota Dewan Perwakilan Daerah.

    Sedangkan Partai Gerindra menempatkan Aryo Djojohadikusumo sebagai legislator dari keluarga Prabowo. Keponakan dan putra Hashim P.S. Djojohadikusumo ini berhak menduduki satu-satunya kursi yang diraih Gerindra di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

    Petinggi PPP, Suryadharma Ali, juga berhasil mendorong anaknya, Kartika Yudhisti, sebagai wakil rakyat yang terhormat. Di kubu PAN, Hanafi Rais, yang merupakan putra mantan Ketua MPR Amien Rais, ikut melenggang ke Senayan.

    Menanggapi masuknya Hanafi Rais ke DPR, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan partai menempatkan calon legislator sesuai dengan kekuatan basis sosialnya. "Hanafi Rais besar dan tinggal di Yogyakarta," kata Viva.

    Adapun Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun mengatakan suksesnya kerabat tokoh politik meraih kursi wakil rakyat adalah akibat sistem proporsional terbuka. Sistem itu membuat antarcaleg jorjoran menggelontorkan dana. "Lha, yang punya resources ini mereka," kata dia.

    WAYAN AGUS | MUHAMMAD MUHYIDDIN | FAJERIAL | AHMAD FIKRI | NOFIKA DIAN NUGROHO | ANANG ZAKARIA


    Topik terhangat:
    Hadi Poernomo | Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo

    Berita terpopuler:
    Wawancara Khusus Kepala JIS: Kasus Ini Amat Berat
    Prabowo-Hatta Dideklarasikan di Grahadi Surabaya
    Timnas U-19 Siap Bersaing di Grup B Piala Asia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.