Jokowi Kalahkan Prabowo di Dunia Maya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto dan Jokowi saat debat calon presiden di Jakarta, 15 Juni 2014. ANTARA/Andika Wahyu

    Prabowo Subianto dan Jokowi saat debat calon presiden di Jakarta, 15 Juni 2014. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta -  Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo, mengalahkan pesaingnya, Prabowo Subianto, dalam perbincangan di media sosial pada debat calon presiden dan wakil presiden, di Holiday Inn Jakarta, tadi malam. Para penghuni jagat maya melalui akun Twitter-nya riuh membicarakan pernyataan Jokowi lewat sejumlah hashtag (#). “#TegasPilih2 bahkan berhasil menjadi trending topic worldwide peringkat pertama,” kata pendiri PoliticaWave, Yose Rizal, kepada Tempo tadi malam.

    #TegasPilih2 melibatkan 78.296 percakapan, #JokowiJK_adalahKita ada dalam 18.782 percakapan, dan #Salam2Jari sebanyak 14.572 percakapan. Ketiga hashtag ini berisi dukungan terhadap Jokowi. Sedangkan  hashtag dukungan terhadap Prabowo, yaitu #PrabowoHattaNo1, hanya melibatkan 22.636 percakapan, #IndonesiaAman merangkul 20.553 percakapan, dan #No1_PrabowoHatta sebanyak 19.898 kicauan.

    Dari semua kicauan tentang Prabowo itu, hashtag dukungan Prabowo yang menjadi trending topic dunia adalah #IndonesiaAman dan #No1_PrabowoHatta. Namun hanya satu dari empat hashtag yang masuk topik hangat dunia, murni merupakan percakapan pengguna Internet (netizen). “Tiga hashtag lainnya lebih banyak di-generate oleh akun bot (mesin), bukan netizen asli,” kata Yose.

    Sejumlah pernyataan Jokowi yang memancing keriuhan di jagat maya Twitter adalah soal ancaman kedaulatan dari luar negeri. "Hal-hal yang menyangkut kedaulatan akan kita buat ramai. Jangan dipikir saya tidak bisa tegas," kata Jokowi, menjawab pertanyaan Prabowo. Begitu pula ketika Jokowi mendukung Palestina sebagai negara merdeka, berdaulat, dan masuk penuh dalam keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

    Selengkapnya baca di sini

    REZA A | HUSSEIN | M MUHYIDDIN | LINDA TRIANITA | FEBRIANA F | TRI SUHARMAN | ANANDA TERESIA | SUNDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.